Pelabuhan Dekai, Simpul Ekonomi yang Menyatukan Prajurit dan Rakyat ku
YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah aliran Sungai Brazza yang melintasi Papua Pegunungan, sebuah era baru dalam pembangunan dan harapan telah dimulai. Pelabuhan Dekai di Kampung Logpon, Kabupaten Yahukimo, resmi beroperasi pada Sabtu, 21 Juni 2025, dengan semangat kebersamaan yang menggebu. Peresmian ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membuka akses menuju kemakmuran bagi masyarakat terpencil, yang menjadi fokus utama prajurit TNI.
Bertemakan “Mewujudkan Pelayanan Transportasi yang Handal, Berdaya Saing, dan Memberikan Nilai Tambah,” peresmian Pelabuhan Dekai menarik perhatian berbagai pejabat daerah serta unsur TNI-Polri. Salah satu yang hadir adalah Letkol Marinir Siswanto, Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir, yang menjadi saksi dan bagian integral dari momen bersejarah ini, sekaligus memperkuat komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan.
Dalam pidatonya yang penuh harapan, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, S.H., M.H., menekankan pentingnya pengelolaan pelabuhan untuk kemakmuran daerah. “Fasilitas pelabuhan ini harus dikelola dengan baik agar dapat memberikan kemakmuran dan kemajuan bagi masyarakat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” ungkap Bupati Yahuli, menggambarkan visinya untuk masa depan Yahukimo yang lebih cerah.
Momen peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Didimus Yahuli dan pemotongan pita oleh Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu, S.E. (Danrem 172/PWY), yang secara simbolis menandakan bahwa Pelabuhan Dekai kini beroperasi penuh. Dengan demikian, pintu gerbang ekonomi baru terbuka lebar, siap menghubungkan Yahukimo dengan dunia luar dan menciptakan peluang untuk perkembangan ekonomi yang lebih baik.
Dari perspektif seorang prajurit yang berinteraksi dengan masyarakat setiap hari, Letkol Marinir Siswanto menyampaikan harapannya:
“Kami berharap Pelabuhan Dekai dapat menjadi akses penting untuk transportasi, sehingga distribusi barang-barang kebutuhan masyarakat dapat berjalan dengan lancar. Pelabuhan ini bukan sekadar dermaga, melainkan urat nadi kehidupan yang akan memberikan harapan bagi setiap keluarga di Yahukimo,” ungkap Letkol Siswanto, menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap kesejahteraan warga.
Kolaborasi antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah untuk Papua yang Lebih Baik
Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, juga memberikan apresiasi terhadap peresmian ini, menekankan pentingnya Pelabuhan Dekai bagi pembangunan di Papua Pegunungan.
“Peresmian Pelabuhan Dekai menandai tonggak penting dalam pembangunan Papua Pegunungan, dan TNI merasa bangga menjadi bagian dari momen ini,” kata Mayjen TNI Lucky Avianto. “Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI-Polri dapat menghasilkan dampak yang transformatif. Pelabuhan ini tidak hanya mendukung logistik, tetapi juga memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat, menunjukkan bahwa kami berjuang bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan Papua.”
Pelabuhan Dekai: Simbol Harapan dan Persatuan
Pelabuhan Dekai kini berdiri kokoh, bukan hanya sebagai infrastruktur beton dan baja, tetapi juga sebagai simbol harapan.
Ini adalah jembatan yang menghubungkan impian masyarakat Yahukimo dengan kenyataan yang lebih baik, di mana prajurit TNI terus berperan sebagai garda terdepan dalam pembangunan dan kasih sayang kepada rakyat.
Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

