TNI Borong Hasil Tani Warga Mamere
PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedalaman Papua, Pos Jenggeren Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 732/Banau yang berada di bawah Komando Operasi TNI Habema (Koops Habema), melaksanakan kegiatan bertajuk “Rosita” (Borong Hasil Tani), di Kampung Mamere, Distrik Beoga, Papua Pegunungan, Jumat pagi (18 Juli 2025).
Dipimpin oleh Danpos Jenggeren, Letda Inf Tubagus, sebanyak 15 prajurit TNI turun langsung ke kebun-kebun milik warga untuk membeli aneka hasil pertanian seperti sayur-mayur, buah-buahan lokal, umbi-umbian, dan tanaman lainnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan ekonomi, tetapi juga merupakan bagian dari kepedulian nyata TNI terhadap kesejahteraan masyarakat perbatasan.
“Kami melihat langsung semangat warga dalam mengelola lahan, namun akses pasar mereka masih sangat terbatas. Melalui program Rosita, kami bantu mereka memasarkan hasil panen tanpa harus pergi jauh, sekaligus memenuhi kebutuhan logistik segar di pos kami,” jelas Letda Inf Tubagus.
TNI Hadir untuk Menjaga dan Memberdayakan
Program Rosita merupakan salah satu strategi Satgas Yonif 732/Banau dalam mendukung perputaran ekonomi lokal di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur transportasi. Dengan membeli langsung dari petani, TNI turut membantu masyarakat agar tidak tergantung pada tengkulak atau harus menjual hasil panen dengan harga rendah di pasar Beoga yang letaknya jauh.
“Program Rosita sangat sejalan dengan visi Satgas kami. Tugas kami bukan hanya menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat Papua secara nyata,” tegas Dansatgas Yonif 732/Banau, Letkol Inf Muhammad Nurul Chanibi, S.H.
Petani Lokal Merasa Terbantu
Kegiatan borong hasil tani ini disambut gembira oleh warga Kampung Mamere. Para petani merasa lebih dihargai karena mereka tidak perlu repot mengangkut hasil panen ke pasar, dan bisa menjualnya dengan harga yang lebih menguntungkan.
“Senang sekali Bapak-Bapak TNI datang langsung beli hasil kebun kami. Biasanya kami harus jalan jauh ke pasar dan harganya rendah. Tapi hari ini bisa jual di rumah sendiri, harganya juga bagus,” ungkap Mama Yoseph, warga setempat, sambil tersenyum puas.
Menanam Kemandirian Lewat Kepedulian
Rosita bukan sekadar kegiatan ekonomi, tapi juga merupakan bentuk pendekatan humanis dari TNI kepada masyarakat Papua. Lewat program ini, Satgas TNI membangun kedekatan emosional, menggerakkan perekonomian lokal, dan menciptakan peluang hidup yang lebih baik bagi petani. TNI pun hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak harapan dan mitra masyarakat di wilayah perbatasan.
Sumber:
(PenSatgas Yonif 732/Banau/Red-033)

