Eksport Benih Kangkung Puluhan Ton Setiap Tahunnya ke China dan Taiwan

    0
    177

    Jombang,(Cakrayudha-hankam.com) – Perusahaan asal Jombang ini eksport benih kangkung ke China dan Taiwan. Benih kangkung yang memang diproduksi di Kota Santri ini melalang buana sampai ke Asia Timur.

    Ternyata, eksport ini sudah berjalan sejak tahun 2022 sebanyak 9 ton kala itu. Kemudian di tahun 2023 meningkat menjadi 15 ton.

    M. Sultonil Adim Direktur PT Putra Tani Bhineka, perusahaan yang mengekspor benih kangkung ini mengatakan, tahun ini perusahaannya mengekspor 20 ton benih kangkung.

    “Tahun ini di 2024 bisa ekspansi ke China sebanyak 20 ton. Minggu depan jika proses administrasi beres, kita juga mengirim ke Taiwan, jumlahnya 20 ton juga,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (9/10/2024).

    Pak Toni, sapaan akrabnya ini juga berharap, pemesanan dari luar negeri setiap tahun bisa terus bertambah jumlah eksport nya. Bertambahnya jumlah pengiriman ke luar negeri setiap tahun menandakan benih kangkung yang dihasilkan punya saya jual tinggi, khususnya di luar negeri.

    “Ini bisa jadi salah satu bukti, jika benih kangkung dari Jombang punya kualitas yang bagus. Jadi banyak diminati oleh orang luar negeri,” ujarnya.

    Adanya perusahaan di Jombang yang mengekspor benih kangkung dengan jumlah yang terbilang cukup banyak, dan setiap tahun meningkat ini mendapat sorotan positif dari kalangan
    anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang dan juga Jawa Timur (Jatim).

    Ahmad Athoillah anggota DPRD Jawa Timur dan Anas Burhani Anggota DPRD Kabupaten Jombang, adalah dua anggota dewan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengacungkan jempol atas keberhasilan eksport benih kangkung produksi Jombang ini.

    Dua wakil rakyat itu juga turut hadir dalam pelepasan benih kangkung tersebut ke luar negeri yang dilaksanakan pada pada hari Senin (7/10/2024).

    Ahmad Athoillah, Anggota DPRD Jatim saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, dirinya ikut senang PT. Putra Tani Bhineka bisa mengekspor benih kangkung sampai ke luar negeri. Adanya eksport ini juga secara otomatis harga beli dari petani meningkat dan kesejahteraan petani bisa digapai sesegera mungkin.

    “Dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur mendukung dan membantu sampai proses bisa kirim (eksport). Potensi hasil pertanian di Jombang ini memang jadi minat oleh banyak orang luas negeri. Tanah kita subur, itu salah satu keunggulan, dan hasilnya berkualitas tinggi,” ucapnya saat dikonfirmasi terpisah.

    Pria yang juga menjadi Dewan Pengasuh Asrama Sunan Ampel Putra Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang ini melanjutkan, pemerintah dalam hal ini harus jemput bola dan memberikan pembinaan.

    “Beberapa waktu lalu saya mendengar ada keluhan dari petani, terkait sumber air dan alokasi pupuk subsidi, ini harus diupayakan. Kesulitan petani ini seharusnya jadi petaka bagi para pejabat,” katanya.

    Ia melanjutkan, jika Petani bisa mudah menanam, otomatis perputaran ekonomi di masyarakat akan meningkat, apalagi ditambah dengan fasilitas eksport.

    “Saya meyakini akan meningkatkan kesejahteraan petani, dan menarik generasi muda untuk tertarik dibidang pertanian,” ujarnya.

    Sementara itu, juga dikonfirmasi terpisah, Anas Burhani Anggota DPRD Jombang, menyebut agenda eksport benih kangkung ini bisa menjadi wajah baru Kabupaten Jombang.

    “Komitmen kami pasti akan mendorong dan memberikan fasilitas yang memang dirasa dibutuhkan untuk menunjang kesejahteraan para petani kita,” ungkapnya.

    Ia juga menyebut, jika dirinya mendapat aduan dari PT Putra Tani Bhineka. Jika dulu saat awal ingin memulai eksport, dari Dinas Pertanian Jombang kurang responsif untuk diajak berkonsultasi.

    “Padahal dari PT Putra Tani Bhineka sudah dapat Buyer. Besok setelah penugasan AKD selesai, akan saya tindak tegas OPD yang kurang responsif itu,” tegasnya mengakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)