
MOJOKERTO, (Cakrayudha-hankam.com) – Petugas Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo ketika melakukan patroli binatang buas, Jumat (13/9/2024) pagi, terkejut ketika menemukan jasad seorang wanita tergeletak di hutan tepi jalan Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Belakangan diketahui, jasad wanita yang tergeletak itu adalah Anyk Mariyanni (37), ibu dua anak asal Dusun Banjarjo, Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, itu diduga sengaja dibuang. Dia diyakini tewas karena dibunuh.
Jasad wanita berparas cantik itu ditemukan dengan luka dan bercak darah di wajahnya. Dari petunjuk yang ada, polisi menduga korban meninggal karena dibunuh.
”Masih kita identifikasi, dugaannya ke arah sana (korban pembunuhan),” kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Nova Indra Pratama, Jumat (13/9/2024).
Polisi pun menyimpulkan, jika korban dibuang seseorang di jurang sedalam 3 meteran itu. Namun, guna memastikan kematiannya, siang kemarin jasad Anyk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, untuk diotopsi.
”Kayaknya dibuang di situ, cuma TKP-nya di mana (tempat pembunuhan) masih kita cek,” jelas AKP Nova Indra.
Hingga Jumat (13/9/2024) malam, polisi masih memburu terduga pelaku. Sejak siang penyidik mengantongi identitas pelaku yang diduga menghabisi nyawa korban dan membuangnya ke jalur alternatif Mojokerto-Batu tersebut. ”Sudah ada yang dicurigai, semoga cepat tertangkap,” kata seorang penyidik tadi malam.
Di sisi lain, identitas korban juga baru terungkap kemarin sore. Proses identifikasi sidik jari akhirnya mengungkap identitas Anyk. ”Keluarga sudah di rumah sakit dan memastikan dia adalah Anyk,” tambah Kanit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto, Iptu Bambang Sunandar.
Iptu Bambang Sunandar menjelaskan, korban merupakan ibu dua anak yang sehari-hari mengurus rumah tangga. Korban memiliki seorang suami yang bekerja di luar daerah. Jasad Anyk pertama kali ditemukan Suyitno, petugas Tahura Raden Soerjo yang sedang patroli di jalur hutan kawasan Lemah Abang sekitar pukul 09.00.
Saat itu, Suyitno berhenti di lokasi untuk memantau kondisi setelah beberapa hari lalu ada pelepasan ular. ”Barangkali ularnya ke jalan kan bahaya, sehingga kami pantau, ternyata ada mayat,” jelasnya.
Mayat Anyk tergeletak di jurang sisi timur jalan atau sebelah kiri jalan dari arah Mojokerto. Korban dalam posisi telentang mengenakan setelah baju warna merah muda dan celana hitam. Baju yang dipakai memiliki hiasan renda putih di bagian depan. (**)
Sumber: radarmojokerto.jawapos.com
