Dipimpin Pangdam XIV/Hsn, Penutupan SPPI Batch-3 Makassar Penuh Haru

0
338

MAKASSAR, Cakrayudha-hankam.com – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Lapangan Karebosi, Makassar, saat ratusan mantan peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch-3 Tahun Anggaran 2025 mengikuti upacara penutupan pendidikan.

Upacara tersebut menandai berakhirnya rangkaian Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil), Pelatihan Manajerial, dan Penetapan sebagai Komponen Cadangan (Komcad). Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 12 Juli 2025, dan dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno.

Sebanyak 1.658 peserta SPPI Kolat XIII Makassar secara resmi dikukuhkan sebagai Komcad. Rinciannya meliputi 852 lulusan Rindam XIV/Hasanuddin, 651 dari SPN Polda Sulsel, dan 155 dari Kodiklatal Makassar. Mereka menjadi bagian dari total 30.018 peserta SPPI yang tersebar di 15 Komando Latihan (Kolat) di seluruh Indonesia.

Setelah menempuh pendidikan intensif selama tiga bulan, para peserta mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pengalaman yang telah mengubah mereka secara menyeluruh.

“Ini bukan sekadar pelatihan. Bagi kami, ini adalah perjalanan hidup. Kami pulang sebagai pribadi yang lebih tangguh—secara fisik, mental, dan spiritual. Semangat nasionalisme kami kini lebih kuat dari sebelumnya,” ungkap salah satu peserta dengan penuh haru.

Program SPPI sendiri merupakan kolaborasi strategis antara TNI, Polri, dan Universitas Pertahanan RI, dimulai sejak 14 April hingga 12 Juli 2025, dengan tahapan Diksarmil (14 April – 11 Juni) dan Pelatihan Manajerial (12 Juni – 12 Juli).

Kebahagiaan tidak hanya dirasakan para lulusan, namun juga oleh keluarga mereka yang hadir langsung di lokasi. Tangis haru dan senyum bangga menghiasi wajah para orang tua yang menyaksikan keberhasilan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan dan diresmikan sebagai Komcad.

Dalam sambutan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, yang dibacakan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, disampaikan bahwa program SPPI adalah bagian dari kebijakan strategis Presiden RI dalam membangun pertahanan negara melalui penguatan sumber daya manusia unggul.

Menhan juga berpesan agar ilmu, disiplin, dan nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan dijadikan bekal untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

“Setiap langkah yang kalian ambil hari ini akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih gemilang,” tegasnya.

Acara ditutup dengan kirab kebangsaan yang berlangsung meriah. Ribuan peserta dan puluhan kendaraan ikut ambil bagian, termasuk siswa SPPI, drumband Yonif 726/Tamalatea, IPDN Gowa, Dispora Makassar, mitra Kodam XIV/Hasanuddin, serta komunitas mobil kuno dan offroad.

Kirab ini bukan sekadar simbol penutupan, tetapi juga pernyataan kesiapan para Komcad untuk bertugas dan mengabdi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.(Red-033)