Danlantamal I Apresiasi F1QR Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu 11,668 Kg

    0
    88
    Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu-Sabu seberat 11,668 Kg dari Linggi Malaysia, di Perairan Selinsing, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (15/7/2024). [Foto: tnial.mil.id]

    BENGKALIS, (Cakrayudha-hankam.com) – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba, SE., CHRMP., memberikan apresiasi terhadap Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai yang telah berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika jenis sabu-Sabu seberat 11,668 Kg dari Linggi Malaysia, di Perairan Selinsing, Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (15/7/2024).

    Dalam press conference dihadapan awak media, Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel mengatakan, keberhasil Tim F1QR Lanal Dumai menggagalkan penyeludupan narkoba tersebut berawal dari informasi di lapangan yang dikembangkan dan akan ada penjemputan barang yang diduga narkoba.

    “Penjemputan barang itu menggunakan speed boat mesin 80 PK jenis pompong dari Malaysia,” terang Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel.

    Selanjutnya, Tim F1QR Lanal Dumai bergerak menuju perairan Selinsing Kabupaten Bengkalis menggunakan speed boat patroli mesin 200 PK yang dipimpin oleh Danposal Tanjung Medang, dengan 2 orang personel Lanal Dumai untuk melaksanakan pengendapan dan penjejakan di perairan  Selinsing.

    “Pada pukul 22.28 WIB, Tim F1QR Lanal Dumai mendeteksi 1 unit speed boat mencurigakan, kemudian melaksanakan prosedur Jarkaplid yang sempat diwarnai aksi kejar-kejaran, sehingga Tim F1QR Lanal Dumai memberikan tembakan peringatan sebanyak 1 kali ke udara serta menabrakkan speed boat patroli Lanal ke Speedboat pelaku yang diduga membawa narkoba,” papar Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel.

    Salah satu personel F1QR Lanal Dumai melaksanakan boarding dengan cara melompat ke speed boat pelaku, dan berhasil mengamankan 3 orang anak buah kapal.

    “Kemudian Tim F1QR Lanal Dumai melaksanakan interogasi kepada para pelaku terkait keberadaan barang yang mereka bawa diduga narkoba. Pelaku mengakui bahwa barang yang mereka bawa berisi narkoba dyang iletakkan sekitar 350 meter dari titik lokasi penangkapan,” ungkap Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel.

    Kemudian Tim F1QR Lanal Dumai mengecek barang tersebut dan berhasil menemukan sebuah tas karung warna biru berisi 11 bungkus teh China dengan merek Guanyinwang diduga berisi narkoba dan menaikkan ke speedboat pelaku.

    Hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka berinisial S (41), A (54), dan L (20), ketiganya merupakan warga Rupat Kabupaten Bengkalis, mengaku menjemput barang tersebut dari Linggi Malaysia dengan menggunakan speed boat 80 PK.

    “Ketiga tersangka dan barang bukti diserahkan ke BNNP Riau untuk diproses lebih lanjut,” pungkas  Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel.

    Di tempat terpisah, Komandan Lantamal I menyampaikan, TNI AL Lantamal I akan senantiasa mendukung penuh upaya pemerintah Indonesia, dalam memerangi narkoba dan memberantas, peredarannya terutama di wilayah kerja Lantamal I yang membawahi Lanal Dumai yang juga termasuk di bawah jajaran Lantamal I. (050-Red)

     

    Sumber: tnial.mil.id