Dandim Sampaikan Peran Strategis TNI dalam Ketahanan Pangan Nasional

    0
    70

    JEMBER, Cakrayudha-hankam.com – Letkol Arm Indra Andriansyah, Dandim 0824/Jember, menjadi narasumber utama dalam Diskusi Paralel yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Jember. Acara ini berlangsung di sebuah kafe di Jalan Tidar, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Diskusi bertema “Peran TNI dalam Monitoring dan Sinergitas dalam Proyek Ketahanan Pangan Nasional” dihadiri oleh 35 peserta dari berbagai fakultas di Unmuh Jember, serta melibatkan sejumlah tokoh penting dari kalangan akademisi dan legislatif.

    Dalam pemaparannya, Dandim 0824/Jember menekankan bahwa peran TNI dalam sektor pertanian adalah bagian dari strategi pertahanan negara yang berbasis pada partisipasi masyarakat. “Ketahanan pangan merupakan elemen yang tidak terpisahkan dari sistem pertahanan nasional. TNI, melalui Babinsa, berperan aktif mendampingi petani untuk mendukung program pemerintah, terutama dalam penyerapan gabah,” ujarnya.

    Dandim juga menekankan tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti ketergantungan petani pada pihak swasta dan kurangnya fasilitas pengering gabah. Ia menjelaskan bahwa TNI telah aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat koperasi petani sebagai solusi yang lebih kompetitif dan adil.

    Menanggapi pertanyaan dari mahasiswa mengenai praktik tengkulak dan penimbunan hasil panen, Dandim menegaskan pentingnya melakukan inspeksi mendalam secara berkala serta memperkuat kelembagaan ekonomi lokal. “Saya telah menyampaikan kepada Bupati mengenai pentingnya memperkuat Koperasi Merah Putih yang fokus pada pemberdayaan petani,” kata Dandim 0824/Jember.

    Diskusi ini juga berfungsi sebagai forum dialog terbuka antara mahasiswa dan pihak TNI. Seorang mahasiswi mengajukan pertanyaan mengenai peran TNI dalam sektor pertanian. Dandim menjawab dengan tegas, “TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga untuk memperkuat fondasi ketahanan nasional, termasuk ketahanan pangan,” ujarnya. (Pendim 0824/Red-033)