Cor Angkur Jembatan Dayah Seupeng Capai Progres 24 Persen, Babinsa Pantau Pengerjaan di Lapangan

0
18

Aceh Utara || Cakrayudha_hankam.com – Pengecoran menjadi salah satu pekerjaan yang berlangsung dalam pembangunan Jembatan Perintis di Desa Dayah Seupeng, Kecamatan Geuredong Pase, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (13 Oktober 2026). Kali ini, pekerjaan difokuskan pada pengecoran angkur di bagian tepi jauh jembatan.

Di lokasi, adukan beton diangkut menggunakan gerobak dorong, kemudian dituangkan ke bagian konstruksi yang telah dipasangi rangka besi. Pengecoran dilakukan secara bertahap mengikuti bagian yang sedang dikerjakan.

Babinsa Koramil 27/Geuredong Pase Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Junaidi, memantau perkembangan pembangunan jembatan tersebut. Baginya, jembatan ini memiliki arti penting bagi masyarakat karena menjadi akses utama untuk mengangkut hasil perkebunan dari desa.

Jembatan Perintis Dayah Seupeng dibangun dengan panjang 150 meter, lebar 2,4 meter, dan tinggi 9 meter. Sementara itu, abutment memiliki ukuran panjang 2,5 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 3 meter. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 24 persen.

Sertu Junaidi mengikuti perkembangan pekerjaan di lapangan, termasuk pengecoran angkur yang dilaksanakan hari ini. Setiap tahapan konstruksi dikerjakan secara bertahap sesuai dengan bagian yang sedang ditangani.

Bagi warga Dayah Seupeng, jembatan ini merupakan jalur penting untuk membawa hasil perkebunan. Dengan adanya pembangunan tersebut, masyarakat berharap akses yang digunakan untuk mengangkut hasil kebun dapat berfungsi dengan baik setelah jembatan selesai dikerjakan.

Pembangunan Jembatan Perintis Dayah Seupeng terus berlanjut dengan pengerjaan pada bagian konstruksi berikutnya. Sertu Junaidi turut memantau perkembangannya agar pekerjaan di lapangan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan. (red-056)