Cegah Bullying, Koramil Berikan Edukasi Kepada Pelajar di MI Fathul Ulum

0
330

KEBUMEN, Cakrayudha-hankam.com – Guna mencegah terjadinya kasus perundungan di lingkungan sekolah, Bati Tuud Koramil 19/Kuwarasan, Serka Dani Siswoyo, bersama Babinsa Sertu Muhammad Nawawi, mengadakan sosialisasi dan edukasi anti perundungan dan kekerasan kepada para siswa MI Fathul Ulum, Desa Gandusari, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, pada Jumat (18 Juli 2025).

Kegiatan yang digelar di halaman madrasah ini dihadiri langsung oleh Kepala MI Fathul Ulum, Ibu Umi Latifah, S.Pd., M.Pd, beserta jajaran dewan guru. Selain penyuluhan tentang bahaya bullying, siswa-siswi juga diberikan pelatihan dasar peraturan baris-berbaris (PBB) untuk menanamkan kedisiplinan dan kerja sama sejak dini.

Dalam penyampaiannya, Serka Dani Siswoyo menjelaskan bahwa perundungan merupakan tindakan penindasan yang dilakukan secara sadar oleh individu atau kelompok terhadap orang lain, baik secara fisik maupun psikologis.

“Bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik seperti memukul atau menendang, tapi juga bisa berbentuk tindakan verbal seperti mengejek atau memanggil dengan nama-nama yang tidak pantas. Semua itu bisa menimbulkan tekanan dan trauma pada korban,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun lingkungan sekolah yang saling menghormati agar proses belajar mengajar bisa berjalan lancar dan kondusif.

“Semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat bagi adik-adik semua. Ingatlah selalu untuk saling menghargai, tidak menyakiti teman, dan menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman,” tutup Serka Dani.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa, yang terlihat bersemangat mengikuti setiap sesi. Sosialisasi semacam ini menjadi langkah preventif yang penting dalam membentuk karakter generasi muda yang beretika, disiplin, dan peduli terhadap sesama.(Red-033)