Cakra Yudha Hankam Jejaring Budaya dan Pariwisata

0
654

BALI,Cakrayudha-hankam,com- Media Digital Cakra Yudha Hankam menggelar kegiatan Silaturahmi budaya dan pariwisata di Bali sebagai upaya memperkuat jalinan Kebersamaan lintas daerah.Rombongan Cakra Yudha Hankam di pimpin Langsung oleh Pimpinan Redaksi, Dr.(HC) Anton Hartono, SH, M.Sc. Bersama Panglima Kijang pegiat budaya asal Kalimantan Timur.

Kehadiran mereka di sambut hangat oleh Wayan Sudarsana, Salah satu tokoh adat Pulau masyarakat Nusa Penida Kabupaten Klungkung, sekaligus Ketua HKTI Kota Denpasar dan juga merupakan tokoh berpengaruh di kawasan Bali Selatan,

Pertemuan tersebut berlangsung penuh keakraban, membahas potensi sinergi budaya dan pariwisata sebagai pilar pembangunan bangsa. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing tokoh menyampaikan pandangan dan harapan terkait silaturahmi dan pengembangan budaya Serta pariwisata di Indonesia.

Dr.(HC) Anton Hartono, SHMSc. Menegaskan pentingnya membangun jejaring yang berlandaskan budaya. “Silaturahim ini bukan sekedar pertemuan, tapi juga langkah nyata untuk menjembatani keberagaman budaya bangsa. Melalui media, kami berkomitmen untuk mengangkat potensi budaya dan pariwisata daerah. Agar semakin dikenal luas,” ujarnya.

Sementara itu, Panglima Kijang menyoroti nilai persaudaraan dalam kebudayaan nusantara “Budaya adalah identitas kita bersama dari Kalimantan hingga Bali, Kita memiliki kekayaan yang luar biasa, Pertemuan ini menjadi bukti bahwa persatuan bisa terbangun melalui jalur budaya dan pariwisata,” tegasnya.

Adapun Wayan Sudarsana menyampaikan apresiasinya atas kunjungan ini dan berharap sinergi terus berlanjut, “Kami menyambut baik kehadiran sahabat sahabat dari Cakra Yudha Hankam. Bali terbuka untuk kerja sama yang mendukung kelestarian budaya pengembangan serta pariwisata berkelanjutan. Semoga Silaturahmi ini mempererat persaudaraan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan Silaturahmi budayakan pariwisata ini diharapkan dapat menjadi langkah awal kolaborasi antar wilayah dalam menjaga kearifan lokal, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi budaya dan pariwisata dunia.( Red054)