Cahaya Harapan di Gigobak: Satgas TNI Menyediakan Layanan Kesehatan untuk Warga Pedalaman Papua

    0
    86

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah hutan lebat Papua, di mana akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan besar, prajurit Pos Sinak Bandara Satgas 700/WYC berupaya mengatasi keterbatasan untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Kampung Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Dipimpin oleh Lettu Inf Karel, tim kesehatan Satgas TNI tidak hanya membawa obat-obatan, tetapi juga harapan dan kepedulian bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan perawatan medis.

    Misi Kemanusiaan: Menembus Batas untuk Kesehatan Masyarakat
    Pada hari Senin, 24 Maret 2025, tim kesehatan dari Satgas TNI menelusuri jalur-jalur sulit menuju Kampung Gigobak. Setibanya di lokasi, mereka mendirikan posko kesehatan sederhana yang memungkinkan setiap warga untuk mendapatkan pemeriksaan medis, pengobatan, dan edukasi mengenai kesehatan.

    “Kami menyadari bahwa akses terhadap layanan kesehatan di daerah pedalaman sangat terbatas. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan mereka mendapatkan pelayanan medis yang memadai,” ungkap Lettu Inf Karel.

    Dengan penuh kesabaran, para tenaga medis memeriksa setiap pasien, memberikan obat-obatan, serta mengajarkan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Fokus utama mereka adalah pencegahan penyakit, pengobatan bagi warga yang sakit, serta sosialisasi mengenai gizi dan kesehatan anak untuk mencegah stunting.

    Kebahagiaan Warga: “Kami Merasa Diperhatikan”
    Warga Kampung Gigobak menyambut kedatangan prajurit TNI dengan penuh kegembiraan. Mama Naomi, salah satu penduduk setempat, menyampaikan rasa syukurnya.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI yang telah datang jauh-jauh untuk membantu kami. Selama ini, kami mengalami kesulitan dalam mendapatkan perawatan kesehatan, tetapi kini kami merasa diperhatikan,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

    Seorang anak kecil yang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan tersenyum manis, menunjukkan betapa pentingnya layanan ini bagi masyarakat setempat.

    Pangkoops Habema: “Ini Bukan Hanya Tentang Pengobatan, Ini Tentang Persaudaraan”
    Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menekankan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.

    “Kami bertekad untuk membangun jembatan persaudaraan dengan masyarakat Papua. Layanan kesehatan ini bukan hanya sekadar pengobatan, tetapi juga merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi dan melayani rakyatnya,” tegasnya.

    Satgas TNI berkomitmen untuk terus melaksanakan program layanan kesehatan dari pintu ke pintu serta menjangkau desa-desa terpencil lainnya. Semoga langkah kecil ini menjadi awal dari perubahan besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di pedalaman Papua.

    Sumber: (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)