INTAN JAYA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keheningan pegunungan Papua, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan menyampaikan pesan persaudaraan yang hangat. Mereka tidak beraksi dalam barisan tempur, melainkan melalui komunikasi sosial (Komsos) yang inspiratif, dengan membagikan pakaian dan menyapa warga di sekitar Pos Mamba pada Kamis (24/4/2025).
Dipimpin oleh Serda Wawan, kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa pakaian, tetapi juga menjalin kedekatan emosional dengan masyarakat melalui dialog dan edukasi ringan mengenai keamanan lingkungan serta pentingnya menjaga perdamaian bersama.
“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merangkul dan mendengarkan. Membangun kepercayaan dimulai dari sapaan dan kepedulian kecil,” ungkap Serda Wawan di sela-sela kegiatan.
Di TK Mamba, tercipta suasana yang hangat dan penuh senyuman; anak-anak bermain, warga menerima bantuan, dan prajurit berbincang dengan tulus. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai forum diskusi terbuka mengenai protokol keamanan dan layanan pengaduan, sehingga masyarakat merasa terlibat secara aktif dalam menjaga stabilitas daerah.
Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, Dansatgas Media HABEMA, menekankan pentingnya pendekatan humanis yang harus terus dilakukan di wilayah tugas. “Keamanan tidak dapat terwujud tanpa adanya kepercayaan. Kegiatan semacam ini merupakan dasar untuk membangun ketahanan sosial yang kokoh,” ujarnya.
Tindakan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 500 lebih dari sekadar rutinitas militer. Ini adalah sebuah kisah kemanusiaan di wilayah perbatasan, di mana seragam loreng berpadu dengan senyuman masyarakat. Kehadiran TNI menjadi lambang perdamaian, bukan hanya sekadar kekuatan.
Oleh: (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

