Tragedi di Yahukimo: Guru Dibunuh Oleh KKB Saat Mau Menanam Pohon Bersama Siswa

0
360

Yahukimo, Cakrayudha-hankam.com- Aksi teroris yang sangat kejam kelompok kriminal bersenjata (KKB) membunuh seorang guru wanita di Yahukimo, Papua Pegunungan yang bernama Melani Wamea. Melani dianiaya dan dibunuh KKB saat hendak menanam pohon bersama rombongan guru serta siswanya.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, Yahukimo pada Jumat (10/10). Saat itu, korban bersama rekan-rekan guru dan siswa hendak melakukan kegiatan penanaman pohon di area perbukitan sekitar sekolah.

Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino menerangkan, “Saat rombongan guru dan siswa itu sampai di lokasi, seorang siswa melihat ada dua orang tidak dikenal membawa parang dan panah di bawah bukit. Kedua orang itu diduga hendak memalang jalan. Saksi kemudian menuruni bukit untuk memastikan informasi tersebut. Namun di tengah perjalanan, saksi mendengar suara rintihan dan teriakan minta tolong dari arah bawah bukit,” ujar Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, “Teriakan minta tolong itu ternyata bersumber dari korban yang sudah dalam kondisi kritis. Saksi segera melakukan pertolongan pertama dan mencari bantuan agar korban dapat dievakuasi. Korban bersama Saksi berhasil dievakuasi menggunakan pesawat MAF dari Distrik Holuwon ya sudah menuju Wamena,” jelasnya.

Korban kemudian diterbangkan ke Jayapura untuk mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara. Namun, nyawa korban tak tertolong. Korban sudah meninggal dunia saat tiba di RS.

“Polisi masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah Saksi sudah dimintai keterangan. Satreskrim Polres Yahukimo telah melakukan pemantauan dan pengumpulan keterangan Saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan tim identifikasi untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Zet menambahkan tiga orang guru selamat dalam penyerangan itu namun kondisi ketiga guru itu masih trauma. Polisi telah memburu lokasi dan mengejar pelaku.

“Kepolisian akan melakukan langkah hukum tegas untuk mengungkap serta menangkap para pelaku. Kami sangat bersumpah atas gugurnya salah satu tenaga pendidik yang mengabdi di pedalaman Yahukimo,” tegas Kapolres.( Red054 )