Borong Sayur di Ilaga, Satgas Yonif 700 Bangun Kedekatan TNI–Rakyat

0
142

PAPUA, Cakrayudha-Hankam.com – Di tengah dinginnya udara Pegunungan Papua, kehangatan justru hadir lewat langkah-langkah penuh kepedulian dari prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti. Bertugas di Pos Wuloni, para prajurit ini menguatkan hubungan dengan warga melalui kegiatan safari honai dan aksi borong hasil tani milik mama-mama Papua, Selasa (15/7/2025). Aksi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kehadiran TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga menumbuhkan kebersamaan.

Dipimpin oleh Sertu Tono, para prajurit menyambangi warga Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati. Mereka tidak datang membawa instruksi atau perintah, melainkan dengan senyum, sapaan akrab, dan niat tulus untuk membantu.

Sejak pagi, suasana penuh keakraban langsung tercipta. Anak-anak menyambut dengan ceria, sementara para mama menyambut dengan syukur dan senyum penuh kehangatan.

Menghargai Lewat Pembelian Hasil Tani
Tak hanya berinteraksi, para prajurit juga memborong hasil kebun warga seperti ubi, bayam, dan daun singkong. Aksi ini bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi menjadi bentuk penghargaan terhadap jerih payah para petani lokal, khususnya para mama Papua yang gigih bekerja di tengah medan berat dan keterbatasan.

“Kami datang bukan hanya untuk patroli, tapi untuk menyapa, mendengar, dan membantu. Membeli hasil tani ini adalah bentuk penghormatan kami atas perjuangan mereka,” ujar Sertu Tono.

Kegiatan sederhana ini memperkuat ikatan emosional antara TNI dan masyarakat. Melalui aksi kemanusiaan seperti ini, prajurit TNI menunjukkan bahwa mereka hadir sebagai bagian dari rakyat—siap menjaga, mengayomi, dan berbagi kasih.

Safari Honai: Strategi Humanis Bangun Kepercayaan
Menurut Danpos Wuloni, Lettu Inf I Made Mertiana, safari honai merupakan bagian dari program komunikasi sosial yang dirancang untuk memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini juga memiliki dampak langsung terhadap ekonomi lokal dan stabilitas keamanan lingkungan.

“Ketika masyarakat merasa dihargai, mereka akan terbuka dan ikut menjaga kedamaian. Borong hasil tani ini juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga, ” jelas Lettu Mertiana.

Pangkoops Habema: TNI Adalah Saudara Rakyat
Panglima Komando Operasi Habema (Pangkoops Habema), Mayjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah humanis prajuritnya.

“Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti menunjukkan wajah sejati TNI: profesional, humanis, dan dicintai rakyat. Di daerah terpencil seperti Papua, kehadiran TNI bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal kemanusiaan dan kedekatan, ” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa TNI harus hadir sebagai bagian dari keluarga besar bangsa, yang merasakan dan menjawab kebutuhan masyarakat dari hati ke hati.

Merajut Asa, Menjaga Tanah Air dari Ujung Terjauh
Safari honai di Kampung Wuloni membuktikan bahwa pengabdian TNI tak selalu dalam bentuk senjata dan barikade, tapi juga dalam senyuman, sapaan, dan dukungan kecil yang berdampak besar.

Di balik loreng yang tegas, ada hati yang tulus. Di tengah kesunyian Pegunungan Papua, TNI hadir sebagai penjaga harapan, membangun jembatan persaudaraan, dan membuktikan bahwa cinta tanah air dimulai dari cinta kepada rakyatnya.

Authentication:
Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)