BNN Deteksi 91 Jenis Zat Narkotika Anyar Masuk Indonesia

0
78

Tidak Ada Narkoba Zombie

 

Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Petrus Reinhard Golose mengatakan belum menemukan adanya narkoba zombie di Philadelphia, Amerika Serikat, yang beredar di Indonesia.

Narkoba zombie di Philadelphia, merupakan jenis narkoba baru yang berasal dari obat bius kuda dan penyalahgunaannya diduga memiliki efek yang lebih kuat dibanding obat lainnya.

Petrus mengatakan, bahwa memang banyak saat ini narkoba jenis baru atau disebut new psychoactive substances (NPS) dan di belahan dunia terdapat 1.150 jenis NPS beredar di beberapa negara. Adapun sebanyak 91 jenis di antaranya teridentifikasi dan tersebar di Indonesia.

“Saya katakan itu adalah new psychoactive substances, kita mendeteksi di Indonesia. Dari 1.150 yang beredar di dunia, di Indonesia masuknya 91 (jenis narkoba baru),” kata Petrus usai membuka kejuaraan tenis meja Internasional, Smash On Drugs (SOD) 2023, di Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (17/06/23).

Ia menyebutkan, bahwa dengan beredarnya narkotika jenis baru BNN RI tetap melakukan pengawasan atau pemantauan narkotika jenis baru tersebut. Namun, untuk di Indonesia yang banyak beredar adalah narkotika jenis sintetis cannabis atau tembakau gorila.

“Yang banyak beredar sekarang yang masuk ke kalangan bawah adalah sintetis cannabis jadi dicampur-campur segala macam kemudian itu yang disebut dengan tembakau gorila,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan, bahwa untuk narkoba zombie di Philadelphia, Amerika Serikat secara umum belum terdeteksi di wilayah Indonesia tapi kemungkinan ada pada pelaku yang mencari narkotika tersebut.

“Secara umum belum ada di kita, tapi mungkin ada para pelaku kita yang menggunakan karena mereka mencari yang disebut NPS,” ujarnya pada awak media.

Seperti diketahui, dunia dihebohkan dengan wabah narkoba zombie di Amerika Serikat. Kondisi Kota Philadelphia di negara bagian Pennysylvania, AS, dilaporkan cukup mengkhawatirkan akibat maraknya pengguna narkoba Flakka yang berasal dari obat tranq atau dikenal dengan zylazine dan Zylazine dikenal juga sebagai obat penenang hewan.(Red)