Bersinergi dengan Bulog, Kodam Brawijaya Akan Tingkatkan Optimalisasi Penyerapan Gabah di Jatim

    0
    95

    SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Dalam rangka mencapai swasembada pangan nasional dan mengoptimalkan penyerapan gabah di Jawa Timur, Kodam V/Brawijaya telah memulai berbagai langkah strategis, salah satunya dengan menggandeng Kanwil Bulog Jatim.

    Pada hari Sabtu (08/03/2025), Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mengadakan rapat koordinasi mengenai penyerapan gabah di Gedung Graha Sativa Perum Bulog Kanwil Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk mendukung program penyerapan gabah yang saat ini dicanangkan oleh Pemerintah.

    Dalam kerjasama ini, target nasional yang ingin dicapai adalah sebesar 3 juta ton setara beras. Sementara itu, untuk wilayah Jawa Timur, target yang harus dicapai hingga bulan April mendatang adalah 212.867 ton gabah kering panen (GKP), 479.633 ton beras, dan 593.262 ton setara beras.

    “Realisasi pencapaian hingga 7 Maret menunjukkan bahwa gabah kering panen mencapai 9.647 ton, beras sebanyak 54.428 ton, dan setara beras sebesar 59.597 ton,” kata Pangdam.

    Mayjen TNI Rudy menambahkan, dalam mendukung swasembada pangan nasional, Provinsi Jawa Timur telah ditetapkan target luas tambah tanam sebesar 2.748.760 hektar, dengan kemampuan realisasi mencapai 2.337.409 hektar.

    “Target luas tambah tanam (LTT) untuk bulan Januari adalah 322.503 hektar, dengan realisasi sebesar 306.007 hektar. Untuk bulan Februari, targetnya adalah 156.786 hektar, dan terealisasi 105.946 hektar. Sedangkan untuk bulan Maret, targetnya sebesar 193.411 hektar, namun baru terealisasi 25.666 hektar,” jelas Mayjen TNI Rudy.

    Dalam upaya mendukung keberhasilan program pemerintah tersebut, Kodam Brawijaya telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk aktif berkontribusi dalam program-program tersebut.

    Sebagai hasilnya, pada bulan Maret ini, beberapa jajaran Kodam V/Brawijaya akan melaksanakan panen padi dengan total luas lahan mencapai 359.336 hektar, yang terbagi ke dalam empat Korem, yaitu Korem 081/DSJ, Korem 082/CPYJ, Korem 083/BDJ, dan Korem 084/BJ.

    “Panen akan dilakukan secara bertahap setiap minggu, dengan rincian untuk minggu pertama seluas 72.105 hektar, minggu kedua 91.497 hektar, minggu ketiga 95.910 hektar, dan minggu keempat 99.824 hektar. Diperkirakan hasil panen pada bulan Maret mencapai 1.304.692.923 ton, dengan rincian minggu pertama sebesar 369.664 ton, minggu kedua 456.971 ton, minggu ketiga 475.245 ton, dan minggu keempat sebesar 2.812.923 ton,” ungkap Pangdam.

    Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga memberikan penghargaan kepada semua pihak yang berkontribusi dalam mendukung program Pemerintah, khususnya kepada para Babinsa yang telah melaksanakan berbagai tugas pengawalan, pendampingan, dan sosialisasi mengenai harga pembelian Pemerintah (HPP) kepada para petani di seluruh wilayah Jawa Timur.

    “Saya mengajak seluruh jajaran Kodam, Pemda, Perum Bulog, dan para petani untuk terus meningkatkan sinergi, kerjasama, dan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional di Jawa Timur. Kodam Brawijaya akan terus berperan aktif dalam melaksanakan program Sergab ini,” tegas Mayjen TNI Rudy Saladin. (Red-033)