Bareskrim Polri Desak Kepolisian Thailand Ringkus Buron Narkoba Fredy Pratama

0
112
Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krisma Murti Juarsa (tengah) memberikan keterangan pers soal target penangkapan buronan narkoba yang melarikan diri ke Thailand, Selasa (4/6/2024). [Foto: .rri.co.id]

JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) mendesak kepolisian Thailand agar meringkus buronan narkoba Fredy Pratama yang melakukan pelarian ke wilayah negara Thailand. Desakan tersebut sebagai timbal balik pemulangan (deportasi) buronan nomor satu Thailand, Chaowalit Thongduang alias Sia-Pang Nanode alias Sulaiman.

Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Pol Krisna Murti Juarsa, mengatakan penangkapan dan pemulangan Chaowalit ini merupakan rangkaian. Karena, target penangkapan itu berurusan kepada buron nomor satu di Indonesia yang berada di Thailand.

Sehingga, sambung Krisna Murti, pihak Polri melakukan hubungan ketat bersama pihak keamanan negara Thailand. Tujuannya untuk melakukan operasi besar-besaran sebagai upaya menangkap pelaku kejahatan narkoba.

“Thailand akan melakukan operasi besar-besaran untuk menangkap buron nomor satu di Indonesia yang berada di Thailand. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa membawakan hasil,” ucap Krisna Murti, Selasa (4/6/2024).

Krisna Murti juga menyatakan, ada 10 anggota Polri yang berangkat ke Thailand dalam mengawal kepulangan Chaowalit. “Nanti mereka akan mengkomunikasikan dalam mengupayakan penangkapan buronan besar tersebut,” kata Krisna.

Diketahui, Bareskrim Polri telah deportasi buronan nomor satu Thailand, Chaowalit Thongduang alias Pang Na-Node alias Sulaiman ke negaranya. Pria yang diduga kartel atau mafia terbesar di Thailand itu ditangkap di apartemen kawasan Badung, Bali, pekan lalu.

Sebelum dipulangkan, Chaowalit terpantau menggunakan baju tahanan berwarna orange dan posisi tangan serta kaki diborgol. Kemudian, Krisna memberikan keterangan pers di Gedung Saphire Terminal I Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Selanjutnya Chaowalit langsung diarahkan masuk menuju area pemeriksaan imigrasi. Ia dipulangkan menggunakan pesawat jet khusus yang difasilitasi pihak Thailand. (**)

 

Sumber: rri.co.id