Babinsa Gesi Kawal Pemupukan Perdana, Dorong Produktivitas Padi Sejak Awal Tanam

0
15

SRAGEN || Cakrayudha_hankam.com –  Keberhasilan panen padi tidak hanya ditentukan saat masa panen, tetapi dimulai sejak tahap awal budidaya. Karena itu, Babinsa Desa Blangu Koramil 12/Gesi Serka Tri Mawardi bersama anggota Koramil melaksanakan pendampingan pertanian pada kegiatan pemupukan pertama tanaman padi milik Tarmudi, anggota Kelompok Tani Mandiri di Dukuh Wahyu Desa Blangu Kecamatan Gesi, Senin (27/07/2026).

Pendampingan dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan petani menerapkan pemupukan secara tepat waktu agar pertumbuhan tanaman berlangsung optimal.

Serka Tri Mawardi mengatakan, pemupukan pertama merupakan fase krusial dalam menentukan perkembangan tanaman padi. Apabila dilakukan sesuai kebutuhan tanaman, pertumbuhan akar akan lebih kuat, jumlah anakan produktif meningkat, dan tanaman mampu beradaptasi lebih cepat setelah proses pindah tanam.

“Pendampingan ini merupakan komitmen Babinsa untuk selalu hadir membantu petani. Kami ingin memastikan pemupukan pertama dilakukan dengan benar karena tahap ini sangat menentukan pertumbuhan awal tanaman. Jika sejak awal pertumbuhan optimal, peluang memperoleh hasil panen yang tinggi juga semakin besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah petani tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menjadi motivasi agar petani terus meningkatkan kualitas budidaya.

“Kami berharap para petani semakin disiplin menerapkan pola tanam yang baik, tepat waktu dalam pemupukan, dan terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian. Sinergi antara petani, penyuluh, dan Babinsa menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Wisno (48) menyambut baik pendampingan yang dilakukan Babinsa. Kehadiran aparat kewilayahan di lahan pertanian dinilai mampu menambah motivasi sekaligus memperkuat semangat petani dalam meningkatkan produktivitas padi demi menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Sragen.

(Red-104)