Antisipasi Gangguan Trantibum, Satpol PP Surabaya Gandeng TNI-Polri Rutin Lakukan Patroli

    0
    102
    Kepala Bidang Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti, bersama ratusan anggota Satpol PP dalam apel pengamanan. [Foto: Diskominfo Surabaya]

    SURABAYA, (Cakrayudha-hankam.com) – Guna mengantisipasi gangguan Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya semakin menggencarkan patroli setiap malam.

    Dalam patroli tersebut, pihak Satpol PP Surabaya menggandeng prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan untuk mencegah gangguan trantibum di Kota Pahlawan.

    Satpol PP Surabaya secara masif melakukan pengawasan serta pencegahan gangguan trantibum di Kota Pahlawan. Mereka juga melakukan pengamanan di beberapa titik lokasi yang terindikasi sering terjadi gangguan trantibum.

    “Kita menempatkan personel di lokasi yang rawan, seperti di wilayah utara itu kawasan jalan tol Suramadu, Jalan Pogot, hingga Tanggul Cumpat,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti.

    “Untuk lokasi lain yang menjadi titik sasaran, yakni di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Manyar. Di jalan itu rawan balap liar, karena jalan di sana lurus dan beraspal, sehingga menjadi favorit anak-anak yang mau balap liar,” imbuh Irna dalam keterangan resminya.

    Tidak hanya itu. Pihak Satpol PP Surabaya juga rutin melakukan patroli wilayah di 31 kecamatan. Irna berharap, kerja sama Satpol PP bersama TNI-Polri dapat memaksimalkan pemantauan wilayah agar terhindar dari gangguan trantibum.

    Sementara itu, Satpol PP Surabaya bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggagalkan indikasi tawuran di wilayah Jalan Pogot, Surabaya, pada Jumat (23/8/2024) malam.

    “Anak-anak tersebut dijangkau saat petugas Polres Tanjung Perak melakukan patroli. Sebanyak lima anak dijangkau petugas, namun salah satu dari mereka membawa sajam, sehingga langsung diamankan oleh pihak Polres Tanjung Perak,” kata Irna, Sabtu (24/8/2024).

    Irna mengatakan, kelima anak tersebut akan didata dan selanjutnya akan dilakukan pembinaan kepada anak-anak tersebut. (**)

     

    Sumber: suarasurabaya.net