Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pilkada Serentak, Polres dan Kodim Sinjai Gelar Simulasi Sispamkota

    0
    94
    Polres Sinjai menggelar latihan simulasi Sispamkota, bertempat di depan kantor KPUD Sinjai, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/8/2024). [Foto: tribratanews.id]

    SINJAI, (Cakrayudha-hankam.com) – Kepolisian Resor (Polres) Sinjai menggelar latihan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), bertempat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sinjai, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/8/2024).

    Kegiatan simulasi ini, bertujuan untuk memastikan kesiapan aparat keamanan dan peralatan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang bisa terjadi selama proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

    Kegiatan simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar, SH., S.IK., MH., bersama Dandim 1424 Sinjai Letkol Arm Dian Akhmad Arifandi, SE., M.Han., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sinjai atau yang mewakili, pihak KPUD Sinjai, Bawaslu, PJU Polres Sinjai, para Kasat, Kasubbag Kasi, perwira staf, personel Polres Sinjai serta TNI Kodim 1424 Sinjai.

    Kapolres Sinjai AKBP Harry Azhar menjelaskan, kegiatan ini merupakan gambaran situasi yang mungkin terjadi dan akan dihadapi dalam pelaksanaan pengamanan Pilkada Serentak.

    Kapolres Sinjai juga mengharapkan semua personel Polres Sinjai sudah bisa memahami protap yang harus dilakukan secara tegas dan terukur berdasarkan Undang-Undang, bila dikemudian hari terjadi kejadian serupa.

    “Pada kegiatan simulasi sispamkota disiapkan skenario tertentu sebagai dasar latihan kesiapan, yang mana kita tidak boleh underestimate. Persiapan harus dilakukan dengan matang dan terencana,” ujar Kapolres Sinjai

    “Tentunya dengan pelaksanaan simulasi yang dilaksanakan, agar
    dilaksanakan se-riil mungkin, dengan kondisi dimana keadaannya itu adalah yang paling terburuk bisa terjadi,” tambahnya.

    “Simulasi ini meliputi berbagai tahapan, dimulai dari kondisi aman hingga situasi yang memuncak pada tindakan anarkis,” jelas Kapolres Sinjai.

    Kapolres Sinjai menekankan pentingnya simulasi ini sebagai bukti komitmen dalam menjamin keamanan Pilkada serentak, khususnya di Kabupaten Sinjai.

    Pentingnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam langkah-langkah yang akan diambil juga ditekankan oleh Kapolres Sinjai. Hal ini termasuk memastikan bahwa tindakan yang diambil sesuai dengan aturan hukum.

    Adapun skenario yang disiapkan adalah diasumsikan ada sekelompok massa yang tidak puas dan menduga adanya kecurangan yang telah dilakukan oleh KPPS, sekelompok massa tersebut berencana akan melaksanakan aksi unjuk rasa dikantor KPUD Sinjai.

    “Pada situasi ini, pimpinan memerintahkan kepada Kabag Ops untuk mengirimkan tim negosiator dan tim pengendali massa “Kemudian diasumsikan massa sudah tiba di Kantor KPU dan mulai menggelar orasi.” jelasnya

    Singkatnya, diasumsikan situasi makin memanas dan massa mulai anarkis. Pimpinan pun memerintahkan agar personel pengamanan ditambah. Di sisi lain, tim negosiator terus mengimbau massa untuk melaksanakan aksi unjuk rasa sesuai dengan aturan hukum.

    “Dan saat situasi makin tidak terkendali, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur guna membubarkan massa sesuai dengan Perkap 16 tahun 2006, ” terangnya.

    Setelah serangkaian tindakan tegas dan terukur, pihak keamanan akhirnya dapat menguasai keadaan. Tim medis pun diterjunkan untuk menyisir petugas atau massa yang mengalami cedera.

    “Dengan kegiatan simulasi Sispamkota ini, diharapkan personel yang diterjunkan mendapatkan gambaran dalam melakukan pengamanan pada situasi-situasi tertentu. Sehingga mengetahui cara bertindak.” tambahnya.

    “Kita semua berharap kejadian yang tergambar pada latihan ini semoga tidak terjadi, saat ini kita terus melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif. Namun demikian kita tidak boleh underestimate untuk tidak bersiap dengan segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi.” ucapnya

    Masyarakat Sinjai diimbau untuk tetap menjaga situasi kondusif dan bekerja sama dengan aparat keamanan demi suksesnya Pilkada 2024. Kesiapan dan soliditas aparat keamanan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi ini. (**)

     

    Sumber: tribratanews.id