Ali Imron Kembali Nahkodai SD Muhammadiyah 3 Surabaya Periode 2025-2029

0
173

Surabaya, cakrayudha-hankam.con – Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya menggelar pelantikan Kepala SD Muhammadiyah 3 Surabaya M Ali Imron SAg periode ke-3 dengan masa jabatan 2025-2029.

Kegiatan ini berlangsung di Kaza Mall Surabaya pada Sabtu 23 Agustus 2025 dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Dr H M Ridlwan MPd, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Surabaya Drs H Catur Anang Hutoyo, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya Drs Rofiq Munawi, Pengawas Sekolah Dasar Wilayah Kecamatan Tambaksari Mardiyanto, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambaksari Surabaya H Hari Purnomo SKM.

Hadir pula Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya H Dikky Syadqomullah MHES, Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surabaya Sugeng Purwanto, jajaran PCM-PCA Tambaksari Surabaya, beberapa kepala atau perwakilan SD/MI, SMP/Mts Muhammadiyah se-kota Surabaya, dan undangan lainnya.

Surat Keputusan Kepala Sekolah dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya yang dibacakan oleh Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surabaya Sugeng Purwanto memutuskan bahwa M Ali Imron SAg sebagai Kepala SD Muhammadiyah 3 Surabaya dengan masa jabatan 2025-2029.

Sebagai kepala sekolah terpilih, M Ali Imron SAg menyampaikan rasa terima kasih kepada PDM, PCM, serta majelis dikdasmen yang masih mempercayakan, memberikan amanah menjabat menjadi kepala sekolah periode 2025-2029.

“Saya terima kasih atas semua support dari PCM, dikdasmen, ustadz-ustadzah. In syaa Allah SDM 3 kedepan akan saya bawa lebih baik dan maju lagi daripada tahun-tahun sebelumnya,” tandasnya.

Prosesi pelantikan tersebut diapresiasi berbagai pihak, salah satunya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Surabaya Dr H M Ridlwan MPd.

“SD Muhammadiyah 3 kalau mendengar cerita dari kepala sekolah kan bertambah siswanya, dari 1 kelas, 2 Kelas, 3 kelas, 4 kelas, bahkan kalau gedung ini selesai, direncanakan bisa lima kelas,” ujar M Ridlwan.

Jadi, sambung Ridlwan, ini tentunya tidak mudah, karena persaingan sekolah di Tambaksari cukup ketat, tetapi ia yakin, dengan mengoptimalkan pada kualitas, pembelajaran harus berkualitas, termasuk guru-gurunya harus profesional.

Ridlwan pun berpesan kepada kepala SD Muhammadiyah 3 Surabaya terpilih, untuk memperhatikan kurikulum.

“Yang kedua memperhatikan profesionalisme guru, termasuk fasilitas dan sebagainya,” tuturnya.

“Kemudian yang ketika, jaga komunikasi baik dengan stakeholder yang lain,” pungkasnya.(Git)