Kaltim,(Cakrayudha-hankam.com) – Alasan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik ganti 8 Kepala Dinas di Pemprov terkait instruksi Jokowi soal IKN Nusantara.
Mutasi ataupun rotasi jabatan kembali bergulir di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur/ Pempro Kaltim.
Kali ini di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, ada 8 pejabat kepala dinas yang dirotasi.
8 Kepala Dinas di Pemprov Kaltim dirotasi dan telah dilakukan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (21/3/2024).
Hal ini juga berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor: 800.1.3.3/7500/BKD/1I Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemerintah Kalimantan Timur.
“Hari ini ada 8 orang yang mengalami rotasi. Saya yakin semuanya bisa menjalankan amanah dan tugas dengan sebaik-baiknya,” sebut Akmal Malik.
Dijelaskan Akmal Malik, rotasi telah berawal dari berita acara rapat kompilasi nilai dan hasil rekomendasi uji kompetensi untuk JPT Pratama pada bulan Januari lalu.
Kemudian Surat KASN tanggal 4 Maret terkait rekomendasi hasil uji kompetensi, disusul Surat Kepala BKN pada 7 Maret tentang pertimbangan teknis pengukuhan dan rotasi pejabat JPT Pratama di Kalimantan Timur.
Serta terakhir menguatkan, yakni Surat Mendagri tanggal 20 Maret persetujuan pengangkatan dan pelantikan JPT Pratama di lingkup Pemprov Kaltim.
“Pertimbangan teknis sudah sesuai alur. Ada 13 jabatan yang kita assessment, jadi ada 5 yang tetap, 8 diputuskan rotasi oleh tim,” tegasnya.
Alasan Akmal Malik Melakukan Rotasi
Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengungkapkan alasan terkait rotasi jabatan kepala dinas di Pemprov Kalimantan Timur.
Alasannya yakni Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginginkan Pemprov Kaltim mengakselerasi terkait ketahanan pangan Kalimantan Timur yang nantinya ke depan bisa mendukung Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
“Ini berkaitan dengan tema kita ke depan, Presiden Jokowi mengatakan, kita membutuhkan Kaltim sebagai daerah ketahanan pangan IKN Nusantara,” tegas Akmal Malik.
Kemudian kondisi iklim global yang memprihatinkan juga membuat kondisi tidak menentu.
“Itu kenapa yang kita refresh berkaitan dengan isu-isu ini,” tegas Dirjen Otda Kemendagri tersebut.
Pj Gubernur Akmal Malik turut menegaskan bahwa seluruh kinerja OPD di Pemprov Kaltim cukup baik.
Namun, tambah Akmal Malik, yang dilakukannya ini merupakan penyegaran agar OPD semakin berpacu dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Kami menganggap semua kinerjanya bagus. Sekali lagi ini penyegaran agar akselerasi OPD lebih baik ke depan,” tambahnya.
Kemudian, terkait Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral yang kini lowong, Akmal Malik mengatakan bahwa sementara dirangkap oleh Asisten.
“Untuk Kepala Dinas ESDM Kaltim, akan dirangkap dulu oleh salah satu Asisten,” tandasnya.
Adapun nama-nama Kepala Dinas yang dirotasi yakni:
1. Munawwar sebelumnya menjabat Kepala Dinas ESDM, jabatan baru Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
2. Fahmi Prima Laksana sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), jabatan baru Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
3. Arih Frananta Filifus Sembiring sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, jabatan baru Staf Ahli Gubernur Bidang I Politik, Hukum dan Keamanan Provinsi Kaltim
4. Anwar Sanusi sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), jabatan baru Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
5. Ahmad Muzzakir sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, jabatan baru Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
6. Puguh Harjanto sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), jabatan baru Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD)
7. Ririn Sari Dewi sebelumnya menjabat Staf Ahli Gubernur Bidang I Politik, Hukum dan Keamanan Provinsi Kaltim, jabatan baru Kepala Dinas Pariwisata Kaltim
8. Encek Achmad Rafiddin Rizal sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), jabatan baru Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur.(Red)

