Aksi Tiga Bocah Curi Kotak Amal di Masjid Terbongkar Lewat CCTV

    0
    139
    Takmir Masjid Asy-Syura saat menunjukkan lokasi pencurian kotak amal. [Foto: TIMES Indonesia]

    MALANG, (Cakrayudha-hankam.com) – Aksi tiga bocah terekam Closed Circuit Television (CCTV) mencuri kotak amal di Masjid Asy-Syura yang terletak di Jalan Pisang Kipas Dalam, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

    Dari rekaman CCTV tersebut iketahui, peristiwa ini terjadi pada Jumat (30/8/2024) siang, dan baru diketahui oleh takmir (pengurus) masjid pada Sabtu (31/8/2024).

    “Di masjid ada tiga kotak amal dengan rincian dua kotak amal berukuran besar dan satu berukuran kecil. Semua kotak amal itu ditaruh di beranda masjid. Saat saya tiba di masjid, kotak amal yang ukuran kecil sudah gak ada,” ujar takmir Masjid Asy-Syura, Supratman (21), Senin (2/9/2024).

    Mengetahui salah satu kotak amal itu hilang, ia segera mencari ke setiap sudut masjid, namun tak ditemukan. Setelah mengecek CCTV, ternyata ada tiga bocah yang mengambil kotak amal tersebut.

    “Dari rekaman CCTV, ternyata kotak amal itu dicuri oleh tiga anak kecil,” ungkapnya.

    Diketahui, sebelum beraksi ketiga bocah tersebut duduk santai di beranda masjid, sembari memakan jajanannya. Setelah itu, mereka saling berbagi tugas.

    Kondisi pagar masjid yang memang tidak pernah dikunci, membuat ketiga bocah tersebut mudah untuk masuk ke area masjid.

    Dari rekaman CCTV, terlihat satu bocah memakai seragam pramuka dan membawa tas ransel berjaga di luar. Sedangkan, dua bocah lainnya, di mana salah satunya berpakaian seragam pramuka masuk ke masjid sembari membawa tas.

    “Setelah kondisi dirasa aman, bocah yang tidak pakai seragam langsung mengambil kotak amal dan dimasukkan ke dalam tas ransel. Setelah itu, ketiganya langsung pergi,” katanya.

    Dari rekaman CCTV tersebut, identitas ketiga bocah tersebut berhasil diketahui. Dua diantaranya merupakan siswa kelas 7 SMP dan satunya merupakan siswa kelas 5 SD.

    “Kami sudah didampingi RT setempat untuk datang ke rumah pelaku dan ketiganya mengakui perbuatan mereka,” tuturnya.

    Dari penjelasannya, ketiga bocah tersebut mencuri kotak amal untuk membeli jajan. Saat ditemui, uang di kotak amal tersebut sudah tidak ada.

    “Saya gak tahu persis isinya berapa, tapi kalau dari pelaku katanya Rp100 ribu. Mereka mengaku, butuh uang untuk dipakai beli jajan,” ucapnya.

    Terkait peristiwa tersebut, takmir Masjid Asy-Syura bersama pengurus RT dan RW setempat, serta didampingi petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Lowokwaru bertemu dengan pihak keluarga pelaku.

    Akhirnya, kasus pencurian uang kotak amal di Masjid Asy-Syura tersebut telah disepakati diselesaikan secara kekeluargaan. (**)

    Sumber: timesindonesia.co.id