Masuk Kandidat 4 Kader PDIP untuk Pilgub DKI, Gibran: Aku Paling Cupu

    0
    119

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – DPD PDIP Jakarta merilis 4 nama yang pantas maju sebagai dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 mendatang. Salah satunya adalah putra sulung Presiden Jokowi yang juga Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

    Gibran dinilai berhasil memimpin Kota Solo sehingga menjadi pertimbangan internal partai.

    Selain Gibran, ada 3 nama lainnya yang juga menjadi pertimbangan. Yakni mantan Wali Kota Surabaya yang saat ini menjabat Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Lalu, mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Terakhir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) yang juga mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

    Kata Gibran
    Gibran menanggapi santai munculnya wacana tersebut. “Duh, jangan bahas itu lah,” ujar Gibran, Jumat (10/2).

    Terkait Pilkada DKI Jakarta maupun Jawa Tengah, Gibran mengaskan, tetap menunggu perintah pimpinan partai.

    “Yo nggak gimana gimana. Ya saya nunggu perintah selanjutnya saja lah ya,” katanya.

    Gibran menilai, ketiga tokoh tersebut merupakan senior partai PDIP yang memiliki jabatan penting dan pengalaman di pemerintahan.

    “Ya sekali lagi, dari 4 nama itu, yang 3 ini kan senior senior semua. Punya pengalaman yang luar biasa. Menteri menteri semua itu. Kalau saya sih ya masih banyak belajar lah ya,” kilahnya.

    Gibran: Mereka Orang-Orang Hebat
    Saat ditanyakan nama yang paling cocok maju Pilgub DKI Jakarta, kata Gibran, semuanya cocok.

    “Ya, dari ketiga itu cocok semua. Ya bu Risma, pak Anas, pak Hendi. Orang orang hebat semua, itu orang orang terbaik,” katanya.

    Diakuinya jika usia bukan faktor penghalang, namun menurutnya, ketiga tokoh memiliki kinerja yang baik.

    “Iya, jangan dihubungke kui. Makanya, kinerja beliau itu, tiga tiganya hebat semua. Aku sing paling cupu lah ya,” katanya lagi.

    Gibran: Aku di Solo Saja
    Meski ketiganya memiliki nama besar, Gibran mengaku tidak minder. “Yo nggak sih. Tapi beliau beliau saja lah ya. Aku tak di Solo wae,” ucap dia.

    Gibran menambahkan, ketiga kader PDIP itu lebih senior, berpengalaman dan menjabat menteri. “Aku kan cuma wali Kota saja. Masih banyak belajar,” katanya lagi.

    Saat ditanyakan apakah DPD PDIP DKI Jakarta sudah menghubungi dirinya, Gibran belum mengiyakan. “Pokoknya saya tunggu perintah selanjutnya ya. Wis itu tok wae,” pungkasnya.(Red)