Kunci Kontak dan Mobil Ambulans Puskesmas Marubun Jaya Hilang

    0
    273
    Ilustrasi mobil ambulans. [Foto: pentasada.co.id]

    SIMALUNGUN, Cakrayudha-hankam.com) – Mobil ambulans milik Puskesmas Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, dilaporkan hilang.

    “Iya pak, hilang,” ucap Kepala Puskesmas Marubun Jaya, Elvira Purba, saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler, Minggu (28/7/2024) sekitar jam 19.25 WIB.

    Bahkan, kunci kontak mobil ambulans jenis Suzuki APV warna silver menggunakan plat merah dengan nomor polisi (nopol) BK 1439 T tersebut turut hilang. “Kunci hilang juga. Kunci biasa disimpan di dalam puskesmas,” jelas Elvira.

    Hilangnya mobil ambulans dari pelataran puskesmas, tidak jauh dari ruang Harungguan. Pertama kali diketahui hilang oleh petugas Puskesmas Marubun Jaya yang sedang piket, Sabtu (20/7/2024).

    “Taunya dari petugas piket pertama kali, jika mobil ambulans tidak ada. Biasa selalu dijaga, hari Sabtu-nya sudah hilang. Dan, Jumat masih ada,” terang Elvira.

    Setelah mendapat laporan mobil ambulans hilang, Elvira Purba langsung memberitahukan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Simalungun, Edwin Tony Simanjuntak.

    Selanjutnya, Kepala Puskesmas Marubun Jaya Elvira Purba bersama Kadinkes Kabupaten Simalungun Edwin Tony Simanjuntak mendatangi Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Tanah Jawa untuk melapor atas hilangnya mobil ambulans itu.

    “Hari Sabtu itu juga sudah dilaporkan ke Polsekta Tanah Jawa. Dan, sejauh ini belum ada ditemukan mobil ambulansnya. Semogalah secepatnya terungkap,” kata Elvira.

    Pantauan awak media saat di Polsekta Tanah Jawa, sejumlah pegawai Puskesmas Marubun Jaya tampak diinterogasi oleh polisi di ruang SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu).

    Selain itu, wajah seorang petugas Puskesmas Marubun Jaya memakai baju berkerah warna merah dan rambut lurus, terlihat gelisah serta berkeringat.

    Sementara, Kapolsekta Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra melalui pesan singkat, Minggu (28/7/2024) sekitar jam 21.30 WIB, membenarkan adanya laporan dari Puskesmas Marubun Jaya.

    “Benar. Masih dilakukan penyelidikan,” balas mantan KBO Sat Reskrim Polres Pematang Siantar tersebut sembari mohon doa. (**)

     

    Sumber: tribrata.tv