Identitas Jasad Wanita Membusuk Tanpa Busana, Ternyata Pegawai BUMD

    0
    146

    Cibinong,(Cakrayudha-hankam.com) – Geger penemuan jasad wanita pegawai BUMD tanpa busana tewas membusuk di rumahnya.

    Jasad wanita itu ditemukan Perumahan Grand Nusa Indah, Cluster Antorium, Blok A12 No. 1, Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (10/7/2024).

    Diketahui identias mayat wanita tersebut bernama Mutia.
    Kapolsek Cileungsi Kompol Wahyu Maduransyah Putra, mengatakan korban pertama kali ditemukan warga yang curiga karena tidak melihat korban beraktivitas.

    “Awalnya saksi bernama Samsul mengirim pesan di grup WhatsApp RT setempat. Ia mengatakan bahwa korban sudah satu minggu tidak keluar rumah,” kata Wahyu saat dikonfirmasi pada Kamis (11/7/2024).
    Setelah mendapat informasi tersebut, Ketua RT setempat yang bernama Rizal memberitahukan kepada Ketua RW bernama Atam.

    “Ketua RW Atam lalu melaporkan informasi tersebut ke Bhabinmas dan Babinsa Desa Mampir serta ke Kepala Dusun setempat yang bernama Maman,” ujarnya.

    Selanjutnya, dengan kesepakatan bersama antara warga setempat, Ketua RT, Ketua RW, Kepala Dusun, Bhabinmas dan Babinsa Desa Mampir, melakukan pengecekan ke rumah korban yang saat itu sedang terkunci.

    “Petugas masuk rumah dengan cara merusak kunci pintu rumah korban,” papar Wahyu.

    Setelah pintu rumah korban berhasil di buka, warga menemukan korban telentang di lantai kamar depan rumah korban.

    “Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tidak menggunakan pakaian dan sudah membusuk,” jelasnya.

    Bhabinkamtibmas Desa Mampir, Aipda Giyamto, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi.

    “Kami membawa korban ke rumah sakit Polri untuk dilakukan pemeriksaan,” beber Wahyu.

    Berdasarkan keterangan warga sekitar, lanjut Wahyu, korban mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2018 dan tinggal sendirian di rumah tersebut.

    “Pekerjaan korban adalah karyawati Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Mayat tersebut sudah berada di RS Polri Kramatjati untuk di lakukan autopsi dan menunggu pihak keluarga untuk menjemputnya,” tandas Wahyu mngakhiri perbincangan bersama awak media.(Red)