
PEKANBARU, (Cakrayudha-hankam.com) – Tiga personel Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, yang bertugas di Dinas Potensi Dirgantara (Dispotdirga) melaksanakan kegiatan pendampingan kepada tim Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Indonesia di Provinsi Riau.
Kegiatan pendampingan tersebut, dalam rangka identifikasi dan inventarisasi mangrove M4CR tahap II yang dilaksanakan dari tanggal 5 sampai 12 Juni 2024.
Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut Memorandum of Understanding (MoU) antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui Aspotdirga Kasau dengan BRGM, Staf Potensi Dirgantara memerintahkan jajarannya salah satunya Lanud Roesmin Nurjadin untuk mendukung identifikasi dan inventarisasi mangrove M4CR tahap II.
Ketiga personel Dispotdirga tersebut terdiri dari Lettu Tek Eka Arif, Peltu Elva Sun dan Praka Ahmad Fauzi. Ketiga personel Dispotdirga tersebut bergabung dengan instansi lain, diantaranya BRGM dari UNRI, TNI AD, KPH Tasik Besar Serkap, KPH Bagan Siapi Api, dan KPH Bengkalis Pulau.
Lettu Tek Eka Arif masuk di TIM I yang bertugas di wilayah Kecamatan Bandar Laksamana, Kecamatan Bukit Batu, dan Kecamatan Siak Kecil.
Sedangkan Peltu Elva Sun tergabung di Tim 4 dengan wilayah kerja Kecamatan Bantan, serta Praka Ahmad Fauzi yang tergabung di Tim 7 bekerja di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas dan Kecamatan Kunu.
Kegiatan identifikasi dan inventarisasi mangrove M4CR tahap II memiliki tujuan melaksanakan pemeriksaan daerah mangrove yang sudah di tentukan Dinas Lingkungan Hidup Republik Indonesia, seandainya mangrove tidak ada maka akan di rehabilitasi agar tidak terjadi abrasi di bibir pantai.
