
PANDEGLANG, (Cakrayudha-hankam.com) – Sepanjang Pantai Ciseket di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, ditanami ribuan bibit mangrove untuk menghindari ancaman abrasi.
Penanaman mangrove yang dilakukan oleh puluhan personel TNI, Polri, dan masyarakat sekitar itu, diinisiasi Yayasan Planet Urgensi Indonesia (YPUI).
Danramil 0117/Kecamatan Panimbang, Kapten Abdul Syukur, mengungkapkan sebanyak 60 personel TNI ditambah sepuluh anggota Polsek Panimbang menanam lima ribu bibit mangrove.
“Yang ditanam ada sebanyak lima ribu bibit dari target penanaman sebanyak 110 bibit mangrove,” kata Kapten Abdul di Panimbang, Rabu (22/5/2024).
Kapten Abdul menjelaskan, aksi penanaman mangrove ini bertujuan untuk menjaga lingkungan Pantai Ciseket dari ancaman abrasi.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, karena kita semua memiliki keharusan dalam menjaga lingkungan ini. Salah satunya pesisir pantai dari kikisan gelombang laut,” ujarnya.
Sementara, Koordinator Program Konservasi Mangrove YPUI, Mulyono Sarjono, menuturkan target penanaman bibit mangrove yang dilakukan pada periode kali ini sebanyak 110 ribu bibit. Sedang bibit yang sudah tertanam sekitar 90 ribu.
“Tujuan dari penanaman mangrove ini untuk mencegah terjadinya abrasi pantai dari gelombang laut. Pada periode ini kita target penanaman sebanyak 110 ribu bibit di sejumlah lokasi,” tutur Mulyono.
Ia menerangkan, sudah melakukan penanaman bibit mangrove di Pandeglang sejak 2020. Mulyono memperkirakan sudah ada sekitar 1 juta pohon mangrove di beberapa titik pesisir pantai hingga kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).
“Kita konsen pada konservasi mangrove. Bukan hanya sebatas tanam, namun kami pun terus melakukan pemeliharaan hingga pohon mangrove ini benar-benar berkembang,” ujar Mulyono. (**)
Sumber: Poskota.co.id
