Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Purbasari menegaskan, program Kartu Prakerja tetap berlanjut pada tahun depan meskipun terjadi pergantian Presiden. Diketahui, Pemilihan Umum Presiden Indonesia akan digelar di 2024 mendatang.
Hal itu pun telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat temu alumni Kartu Prakerja di Sentul International Convention Center, Bogor, Juni 2022 lalu. Namun terkait anggaran dan jumlah peserta program Kartu Prakerja untuk tahun depan masih dalam tahap diskusi dengan Komite Cipta Kerja.
“Anggaran dan jumlah orang masih didiskusikan dengan Komite Cipta Kerja tapi yang pasti 2024 Prakerja lanjut, dan ini telah disampaikan bapak Presiden saat temu raya (Kartu Prakerja) di Sentul tahun lalu,” kata Denni dalam konferensi internasional bersama UIL (The UNESCO Institute for Lifelong Learning) di Bali, Senin (3/7).
Terkait pelatihan yang ditawarkan dalam program Kartu Prakerja juga belum ditentukan. Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja masih mempersiapkan pelatihan-pelatihan untuk tahun depan.
“Apa saja yang akan ditawarkan, tunggu semoga saja di akhir Juli kita akan ada kegiatan, karena saya harap ini menajdi harapan menunjukkan fleksibeliti kita untuk mmenuhi skill-skill masa depan,” ujarnya.
Di samping itu, Denni belum bisa memberikan bocoran tentang rencana Kartu Prakerja setelah 2024. Namun, dipenghujung tahun 2024 rencananya akan ada kejutan dari Pemerintah terkait kepastian program ini.
“Bagaimana setelah 2024, saya undang teman-teman untuk terus memantau ini karena di penghujung acara ada sesuatu yang spesial, tapi untuk unboxingnya tidak bisa sekarang,” ujarnya.
Sebagai informasi, program Kartu Prakerja diluncurkan pada April 2020. Pada masa pandemi Covid-19, Program Kartu Prakerja menghadirkan pelatihan daring dan menggunakan Skema Semi Bansos dengan tujuan memberikan manfaat ganda dalam meningkatkan kompetensi serta menjaga daya beli masyarakat yang terdampak pandemi.
Disisi lain, semakin pulihnya kondisi pandemi saat ini, Pemerintah akhirnya mengubah skema program Kartu Prakerja menjadi skema normal untuk tahun 2023.(Red)

