Ustaz Abdul Somad hingga Habib Luthfi Dikabarkan Bakal Diperiksa Terkait Al-Zaytun

    0
    89

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Advokat Pembela Pancasila (FAPP), Ihsan Tanjung selaku pelapor kembali mendatangi Bareskrim Polri jelang pemeriksaan pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang sebagai terlapor, Senin (3/7).

    Sekadar informasi bila Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun itu, Panji Gumilang resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri. Laporan yang dilaporkan Forum Advokat Pembela Pancasila ini teregistrasi dengan nomor LP/B/163/VI/2023/SPKT/ BARESKRIM POLRI.

    “Kami sebagai pelapor dipanggil oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri untuk memberikan bukti-bukti tambahan. Dan barusan saya sudah kasih ada 10 bukti tambahan dalam bentuk video rekaman,” kata Ihsan kepada wartawan di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/7).

    Selain menyerahkan bukti memperkuat laporan dugaan penistaan agama Panji, kata Ihsan, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pihaknya, Majelis Ulama Indonesia (MUI), sampai beberapa saksi ahli.

    Sekedar informasi jika hari ini penyidik telah menjadwalkan bakal memeriksa Panji Gumilang terkait dugaan penistaan agama. Namun sampai dengan Pukul 12.27 WIB belum terlihat Panji datang ke penyidik.

    “Iya nanti siang saya akan menambahkan lagi, karena saya terputus ada rombongan Panji, kami nanti siang akan lanjut lagi gitu,” sambungnya.

    Sebelumnya, Bareskrim Polri telah melayangkan surat pemanggilan terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang. Guna menjalani pemeriksaan terhadap kasus dugaan penistaan agama, Senin (3/7) hari ini.

    “Yang bersangkutan kita undang jam 9-10 WIb untuk klarifikasi,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat dikonfirmasi.

    Klarifikasi kepada Panji rencananya dilakukan dalam kapasitasnya sebagai saksi terlapor pada kasus tersebut. Namun demikian, belum ada kepastian konfirmasi terhadap kedatangan Panji.

    “Belum ada konfirmasi kehadiran,” tandasnya menagkhiri perbincangan bersama awak media.(Red)