Operasi Sandiaga ‘Ambil Alih’ PKS

    0
    69

    Bekasi,(Cakrayudha-hankam.com) – Banner besar berukuran 3×10 meter dengan foto Sandiaga Uno terpasang di lapangan Kalibaru, Medan Satria, Kota Bekasi. Banner itu bertuliskan ‘Bazar Sembako Murah bersama Sahabat Sandi dan Kamil Syaikhu’.

    Kamis 18 Mei 2023 siang itu, warga menyemut menunggu kedatangan Sandiaga. Berbaju putih dan celana panjang hitam, Sandiaga keluar dari mobil.

    Di kelilingi kader-kader PKS. Kedatangan Menparekraf itu langsung disambut Kamil Syaikhu, putra Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan Ketua DPD PKS Kota Bekasi Heri Koswara.

    Tampak akrab. Sandiaga dan Kamil Syaikhu berjabat tangan. Saling melempar senyum dan menanyakan kabar. Sandiaga duduk di kursi yang sudah disiapkan bersebelahan dengan Kamil dan Heri. Bazar digagas relawan Sandiaga bersama anak Syaikhu.

    Seorang sumber di Koalisi Anies Baswedan, mengungkap, pertemuan Sandiaga dan Kamil menjadi salah satu strategi sang menteri Jokowi untuk mendekatkan diri pada PKS. Membawa misi agar didukung di Pemilu 2024.

    Menurut sumber ini, Sandiaga awalnya berusaha mendekat ke Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri. Namun, misi Sandiaga ‘menikung’ dukungan PKS dari Anies Baswedan keburu ketahuan. Kini Sandi kesulitan untuk bertemu Habib Salim.

    Tak patah arang, kata sumber itu, Sandiaga kemudian mendekati Presiden PKS, Ahmad Syaikhu. Sang presiden PKS pun kini ogah bertemu Sandiaga. Langkah Sandiaga yang telah membawa ‘misi’ tersebut pun membuat kalangan PKS marah.

    “Semua orang marah dengan Sandi,” ujar sumber.

    Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengakui, Sandiaga sempat bertemu sejumlah petinggi PKS. Salah satunya Habib Salim.

    Sandiaga menyambangi Habib Salim di kediamannya saat hari Raya Idulfitri 22 April 2023. Jazuli hadir di sana.

    Dia juga tak membantah, dalam pertemuan itu Sandiaga membawa misi meminta dukungan maju Pemilu 2024.

    “Memang dia selalu, saya melihat dia orang yang selalu membangun komunikasi dan silaturahmi saja,” ujar Jazuli.

    Jazuli menekankan, PKS tak pernah menutup ruang siapapun yang berpotensi didukung di Pemilu 2024. “PKS ini tidak pernah menutup ruang bagi putra putri bangsa terbaik untuk menjadi cawapres,” kata Jazuli.

    Sandiaga Diperintah Siapa?
    Di sisi lain, seorang politikus koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) juga mengakui, Sandiaga membawa misi untuk mengambil alih dukungan PKS dari Anies Baswedan.

    Sumber ini membocorkan, Sandiaga membawa misi presiden. Komunikasi Sandiaga langsung dengan Habib Salim Segaf.

    Menurut seorang petinggi parpol di koalisi pemerintah tersebut, PKS dikabarkan sudah mau meninggalkan Anies Baswedan. Dengan syarat, PKS jangan menjadi parpol pertama yang keluar Koalisi Perubahan.

    “Tapi tolong jangan kami yang membuat Anies Baswedan enggak berangkat. Harus NasDem atau Demokrat,” ujar sumber ini menirukan permintaan PKS.

    Namun informasi ini dibantah langsung oleh PKS. Jubir PKS, M Iqbal menekankan, saat ini pihaknya tegak lurus bersama Koalisi Perubahan. “Kami saat ini tegak lurus untuk bersama Anies Baswedan,” tegas Iqbal.(Red)