Warga PSHT Rayon PBI Gelar Doa Bersama untuk Para Pendiri dan Sesepuh PSHT

0
39

Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Ratusan warga Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun (PSHT PM) menggelar doa bersama dan kirim doa ke pendiri dan para leluhur serta sesepuh PSHT yang berpusat di Kota Madiun.

Tak hanya Kirim doa ke para sesepuh PSHT kegiatan yang berlangsung di Rayon PBI tepatnya di tempat latihan di Jalan PBI Blok BZ, pada Hari Jumat (3/7/2026) Pukul 20:00 WIB, sekalian temu kangen antar liting dari liting 2021 sampai 2026 dilanjut acara tradisi Ngangklang.

Kirim doa bersama merupakan tradisi rutin untuk mengenang para pendiri PSHT seperti Ki Hajar Hardjo Oetomo di Pilangbango, RM Imam Koes Supangat, dan Kangmas Tarmadji Boedi Harsono.

Ketua Rayon PBI Dwi Handoko dalam sambutanya mengatakan, tradisi kirim doa merupakan agenda rutin yang sangat penting bagi warga PSHT karena sakral dan sebagai wujud penghormatan dan rasa syukur kepada para pendiri dan sesepuh perguruan.

“Acara kirim doa ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendoakan arwah para leluhur dan pendiri perguruan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, tetapi juga berfungsi sebagai momen refleksi diri bagi seluruh pendekar agar selalu setia pada ajaran dan falsafah organisasi,” Kata Mas Handoko sapaan akrapnya.

Handoko menambahkan, kirim doa kepada leluhur menjadi menu wajib agar para pendekar khususnya warga baru mendapatkan keberkahan dan kemantapan hati.

“Doa bersama untuk para pendiri dan sesepuh PSHT membawa esensi moral yang sangat mendalam dalam mempererat tapi silaturahmi antar warga PSHT, serta Mengenang perjuangan Ki Hadjar Hardjo Oetomo yang mendirikan organisasi ini sejak tahun 1922 sebagai alat perjuangan melawan penjajah,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Ranting Pakal Mas Deni Supriyanto dan didampingi pelatih dari cabang Surabaya Mas Purwanto sangat mengapresiasi kegiatan kegiatan yang positif seperti doa bersama untuk kirim doa ke pendiri PSHT serta bisa menambah tali silaturahmi antar liting.

“Kegiatan ini merupakan tradisi yang baik, bisa menjadi contoh untuk rayon-rayon yang lain untuk dilanjukan, karena ini kegiatan yang positif bisa mempererat silaturahmi antar warga PSHT,” Ucap Mas Deni. (red-Git)