Libatkan Aset Negara, 100 Markas Batalyon Baru Siap Dibangun Tahun Ini

0
112
Pemerintah berencana membangun 100 markas batalyon tambahan pada 2025 dengan memanfaatkan aset negara.

JAKARTA, Cakra Yudha Hankam – Pemerintah menargetkan pembangunan 100 markas batalyon baru pada 2025 dengan memanfaatkan aset negara berupa lahan milik pemerintah. Program ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pertahanan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pembangunan batalyon sejalan dengan arahan presiden untuk memperkokoh kesiapan pertahanan nasional. “Akan dibangun 100 batalyon pada tahun 2025 ini. Lahan milik negara dimanfaatkan untuk membangun markas dari nol,” ujarnya usai meninjau prototipe pengembangan batalyon di Jakarta, Rabu (20/8).

Selain fungsi militer, pembangunan markas juga diarahkan memberi manfaat ekonomi. Sebagian lahan akan dikembangkan untuk pertanian, peternakan, hingga usaha produktif masyarakat. Menurut Sri Mulyani, hal ini diharapkan memberi dampak ganda, yakni meningkatkan kepercayaan diri pasukan sekaligus menumbuhkan kesejahteraan warga sekitar.

“Pemanfaatan aset negara tidak boleh hanya satu fungsi, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan. Ini juga menumbuhkan disiplin, persatuan, dan kedekatan antara tentara dengan masyarakat,” tegasnya.

Pembangunan 100 markas batalyon ditargetkan berlangsung bertahap sepanjang 2025. Pemerintah menyebut proyek ini sebagai contoh integrasi pertahanan dan pembangunan ekonomi daerah, sekaligus mempercepat pemerataan di berbagai wilayah.(Red-033)