GRIB Jaya Kembali Berulah, Targetkan Kuasai Lapangan Golf Pondok Indah

0
283

JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jakarta Raya (GRIB Jaya) kembali menjadi sorotan publik setelah ratusan anggotanya mendatangi kawasan elite Lapangan Golf Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2025).

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk “penguasaan fisik lahan” yang diklaim milik ahli waris Toton Cs. GRIB Jaya mengklaim bertindak atas dasar hukum, berdasarkan putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung yang memenangkan pihak ahli waris dalam sengketa dengan PT Metropolitan Kentjana, pengelola kawasan Pondok Indah Golf.

Dalam pernyataan resminya, Lembaga Pembela Hukum (LPH) GRIB Jaya menegaskan bahwa mereka hanya menjalankan mandat hukum dari para ahli waris.

“Kami bertindak atas nama klien kami, Toton Cs, untuk menuntut hak atas lahan yang hingga kini belum dibayarkan secara tuntas,” ujar perwakilan LPH GRIB Jaya.

Massa mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WIB dengan membawa dokumen surat kuasa serta surat pemberitahuan resmi kepada pihak Kelurahan Pondok Pinang. Mereka menyebut puluhan hektare tanah yang kini menjadi kawasan perumahan mewah dan lapangan golf tersebut merupakan hak sah para ahli waris.

Kuasa hukum ahli waris, Nuno Magno, menambahkan bahwa hingga kini PT Metropolitan Kentjana belum memenuhi kewajiban pembayaran atas lahan yang disengketakan. Ia menegaskan, aksi ini bukan tindakan sepihak, melainkan memiliki dasar legal yang kuat.

“Kami bukan datang tanpa dasar. Ini merupakan bagian dari proses eksekusi putusan hukum,” ujarnya.

Meski demikian, kehadiran ratusan anggota ormas berseragam menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga dan pengguna fasilitas golf. Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan lokasi sejak pagi hari untuk mencegah terjadinya gesekan.

“Situasi sempat memanas, namun berhasil dikendalikan. Tidak ada insiden bentrokan, dan massa membubarkan diri secara tertib sekitar pukul dua siang,” jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly.(Red-033)