Sentuhan Kasih TNI di Tanah Papua

0
210

Dari Ibadah Hingga Pelayanan Kesehatan di Kampung Eronggobak

 

PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah medan berat dan alam liar khas Papua, jauh dari gemerlap kota, prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti dari Pos Eromaga, di bawah kendali Koops TNI Habema, hadir membawa harapan dan kehangatan di Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Minggu, 20 Juli 2025.

Lewat program Pembinaan Teritorial Terbatas (Binter), para prajurit tidak sekadar menjalankan tugas keamanan. Mereka datang dengan semangat kemanusiaan — menggelar ibadah bersama, layanan kesehatan gratis, serta menjalin kebersamaan hangat dengan warga.

Kegiatan dimulai dengan ibadah, dipimpin oleh Pratu Ari Winra, yang menyampaikan pesan keimanan dengan penuh ketulusan. Suasana menjadi syahdu, menyatukan prajurit dan warga dalam doa serta harapan, menumbuhkan kedekatan spiritual yang mendalam.

Usai ibadah, warga disambut dengan pelayanan kesehatan gratis. Lansia, ibu-ibu, hingga anak-anak dengan antusias memanfaatkan kesempatan ini. Tim kesehatan TNI memberikan pemeriksaan, pengobatan ringan, serta edukasi kesehatan dasar, semua dengan senyum ramah dan pelayanan sepenuh hati.

Sebagai penutup, kebersamaan dilanjutkan dengan ngopi dan minum teh manis bersama. Meski sederhana, momen ini menjadi simbol kuat kedekatan antara TNI dan masyarakat. Obrolan santai, tawa lepas, dan senyum tulus menghapus batas antara seragam loreng dan baju rakyat biasa.

“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat. Kegiatan ini adalah bukti bahwa kami peduli dan ingin tumbuh bersama warga,” ujar Letda Inf Sudirman, Danpos Eromaga.

Kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis TNI di Papua, yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Panglima Koops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, turut mengapresiasi kegiatan tersebut.

“TNI bukan hanya soal menjaga keamanan. Di Papua, kami juga membangun hati dan menyalakan harapan. Prajurit kami memang membawa senjata, tapi mereka juga membawa kasih,” ungkap Mayjen Lucky, Senin (21/07/2025).

Dengan pendekatan seperti ini, TNI menunjukkan bahwa kehadirannya di Papua tak sekadar soal pertahanan, tetapi juga menyatu dalam kehidupan rakyat yang dilayani dengan tulus dan penuh kasih.

Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)