Hangatnya Persaudaraan di Kaki Gunung Papua

0
513

Prajurit TNI Borong Sayur, Dekatkan Hati Warga Wuloni

 

PAPUA, Cakrayudha-Hankam.com – Di balik dinginnya udara Pegunungan Papua, hadir kehangatan yang memancar dari langkah tulus para prajurit TNI. Personel Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti yang bertugas di Pos Wuloni menunjukkan kepedulian mereka melalui kegiatan safari honai dan aksi borong hasil tani mama-mama Papua di Kampung Wuloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Selasa (15/7/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa kehadiran TNI di wilayah pedalaman bukan hanya soal keamanan, tetapi juga tentang merawat hubungan kemanusiaan dan kebersamaan dengan masyarakat setempat.

Dipimpin oleh Sertu Tono, para prajurit menyambangi warga dengan penuh kehangatan. Tak ada komando atau instruksi kaku yang dibawa—hanya senyum, sapaan ramah, dan niat tulus untuk menjalin silaturahmi serta membantu. Sejak pagi, suasana penuh keakraban menyelimuti perkampungan. Anak-anak menyambut dengan riang, sementara para mama menyambut penuh rasa syukur.

Borong Hasil Tani, Tumbuhkan Empati
Tak berhenti pada kunjungan, para prajurit juga memborong hasil pertanian lokal seperti ubi, bayam, dan daun singkong langsung dari tangan para petani. Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, aksi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap jerih payah para mama Papua yang bekerja keras di ladang-ladang pegunungan.

“Kami hadir bukan semata untuk patroli, tapi untuk menyapa, mendengar, dan membantu. Membeli hasil tani ini adalah bentuk penghargaan kami atas perjuangan mereka,” ujar Sertu Tono.

Kehangatan yang terjalin di Kampung Wuloni menjadi cerminan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat—sebuah relasi yang dibangun bukan hanya lewat tugas, tetapi lewat kasih, kepedulian, dan niat tulus untuk berbagi.

Safari Honai: Strategi Humanis Bangun Kepercayaan
Menurut Danpos Wuloni, Lettu Inf I Made Mertiana, safari honai merupakan bagian dari program komunikasi sosial yang dirancang untuk memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kegiatan ini juga memiliki dampak langsung terhadap ekonomi lokal dan stabilitas keamanan lingkungan.

“Ketika masyarakat merasa dihargai, mereka akan terbuka dan ikut menjaga kedamaian. Borong hasil tani ini juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga, ” jelas Lettu Mertiana.

Pangkoops Habema: TNI Adalah Saudara Rakyat
Panglima Komando Operasi Habema (Pangkoops Habema), Mayjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah humanis prajuritnya.

“Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti menunjukkan wajah sejati TNI: profesional, humanis, dan dicintai rakyat. Di daerah terpencil seperti Papua, kehadiran TNI bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal kemanusiaan dan kedekatan, ” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa TNI harus hadir sebagai bagian dari keluarga besar bangsa, yang merasakan dan menjawab kebutuhan masyarakat dari hati ke hati.

Merajut Asa, Menjaga Tanah Air dari Ujung Terjauh
Safari honai di Kampung Wuloni membuktikan bahwa pengabdian TNI tak selalu dalam bentuk senjata dan barikade, tapi juga dalam senyuman, sapaan, dan dukungan kecil yang berdampak besar.

Di balik loreng yang tegas, ada hati yang tulus. Di tengah kesunyian Pegunungan Papua, TNI hadir sebagai penjaga harapan, membangun jembatan persaudaraan, dan membuktikan bahwa cinta tanah air dimulai dari cinta kepada rakyatnya.

Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)