Jembatan Hati di Perbatasan Papua

    0
    44

    Silaturahmi Hangat Prajurit Banau dan Masyarakat Dangbet

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah udara sejuk pegunungan Papua, sebuah momen hangat dan penuh kebersamaan terjadi pada Sabtu, 5 Juli 2025. Personel Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 732/Banau mengunjungi Kampung Dangbet di Titik Kuat Dangbet untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat setempat. Pertemuan ini bukan sekadar acara biasa, melainkan menjadi simbol penguatan hubungan antara prajurit penjaga perbatasan dan warga Papua.

    Dalam suasana yang akrab, Lettu Inf Henry Y. Emha, S.Tr.(Han)., M.H.I., Komandan Titik Kuat Dangbet, duduk bersama Bapak Pendeta Orinus Migai dan saudaranya, James Migai. Percakapan yang hangat membahas kondisi terkini Kampung Dangbet. Dari diskusi tersebut, terungkap bahwa masyarakat Kampung Dangbet kini merasakan kedamaian dan keamanan yang lebih baik berkat keberadaan Pos/Titik Kuat serta pelayanan yang diberikan oleh Satgas Yonif 732/Banau.

    “Kami berharap pendekatan yang kami lakukan dapat membuat masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran kami. Kami tidak hanya bertugas menjaga wilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari komunitas, memberikan manfaat dalam berbagai situasi,” ungkap Letkol Inf M. Nurul Chabibi, S.H., Komandan Satgas Yonif 732/Banau, menegaskan komitmen mereka untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan.

    Tawa dan senyum yang terlihat dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa kedekatan emosional dan komunikasi yang baik sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif. Pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga membangun rasa saling percaya dan solidaritas yang lebih mendalam.

    Mayjen TNI Lucky Avianto, Pangkoops Habema, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini dan menekankan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat Papua adalah kunci untuk mencapai perdamaian dan kemajuan.

    Apa yang dilakukan oleh prajurit Yonif 732/Banau di Dangbet merupakan contoh nyata dari semangat ‘TNI Bersama Rakyat’. Menurut Mayjen Lucky Avianto, kehadiran TNI di Papua tidak hanya berkaitan dengan senjata, tetapi juga melibatkan upaya untuk merangkul, mendengarkan, dan melayani masyarakat.

    Silaturahmi di Dangbet ini mengingatkan kita bahwa keberadaan TNI tidak hanya terlihat dari senjata dan seragam, tetapi juga dari tindakan nyata yang membantu, telinga yang siap mendengar, dan hati yang peduli. Ini adalah langkah konkret dalam membangun fondasi yang lebih kokoh untuk Papua yang damai, sejahtera, dan penuh harapan.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)