TNI Perkuat Diplomasi Militer

    0
    69

    Hadapi Dinamika Geopolitik

     

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan para Kepala Staf Angkatan, menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I, Gedung Nusantara II, Jakarta Pusat, pada Rabu (2/7/2025), membahas kondisi geopolitik dan skema pertahanan Indonesia.

    Usai rapat, Menhan RI menjawab pertanyaan wartawan mengenai sikap Indonesia dalam menjalin hubungan luar negeri. Ia menegaskan bahwa Indonesia menganut prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. “Filosofi bernegara bagi kepemimpinan nasional di Indonesia adalah seribu kawan terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak. Oleh karena itu, Indonesia memiliki filosofi politik yang bebas aktif,” ujarnya.

    Sejalan dengan pernyataan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Panglima TNI menegaskan bahwa TNI terus memperkuat peran diplomasi militer sebagai bagian dari strategi pertahanan negara. “Dalam menghadapi perkembangan geopolitik dan geostrategi, pejabat tinggi TNI, termasuk Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan, tetap menjalankan hubungan diplomatik militer dengan Panglima Tentara di beberapa negara,” ujarnya.

    Kehadiran Panglima TNI dan Menteri Pertahanan RI dalam rapat kerja ini menegaskan komitmen Indonesia untuk selalu adaptif dan terbuka dalam menjalin komunikasi strategis antar lembaga, serta memperkuat posisi pertahanan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. (Puspen TNI/Red-033)