Kodim 0722/Kudus Gelar Upacara 17-an

    0
    62

    KUDUS, Cakrayudha-hankam.com – Kodim 0722/Kudus mengadakan upacara peringatan tanggal 17 di lapangan Makodim, yang terletak di Jl. Jend. Sudirman No.39, Barongan, Kecamatan Kota. Upacara tersebut dipimpin oleh Kasdim 0722/Kudus, Mayor Inf Muhlisin, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran Perwira Staf, Danramil, serta diikuti oleh seluruh personel TNI dan PNS Kodim 0722/Kudus pada Selasa (17/6/2025).

    Dalam upacara kali ini, Danramil 04/Jekulo, Kapten Inf Bambang, bertugas sebagai Komandan Upacara, sementara Letda Cpl Teguh R menjadi Perwira Upacara. Petugas pengibar bendera berasal dari Koramil 04/Jekulo.

    Upacara dimulai dengan laporan dari Komandan Upacara, diikuti dengan pembacaan UUD 1945, pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan pembacaan Panca Prasetya Korpri.

    Dalam amanatnya, Inspektur upacara membacakan pesan dari Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen Deddy Suryadi. Dalam pesannya, Pangdam menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro yang telah menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka untuk mencapai tujuan utama.

    “Saya berharap semua anggota tetap bersemangat, profesional, dan menjaga integritas, sehingga dapat terus bekerja keras dalam menjalankan tugas demi menjaga marwah dan nama baik satuan serta citra positif Kodam IV/Diponegoro,” ujar Pangdam.

    Pangdam juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, empati sosial, dan jiwa nasionalisme. Ia mengingatkan bahwa menjaga integritas adalah kunci untuk mempertahankan citra Kodam IV/Diponegoro di mata masyarakat. Sebagai prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro, penting untuk selalu menjaga integritas demi menciptakan citra positif bagi institusi.

    “Oleh karena itu, saya ingin mengingatkan bahwa kesejahteraan yang diberikan oleh negara menuntut kita untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mewujudkan profesionalisme dalam tugas kita. Tolak ukur profesionalisme kita tercermin dari tingkat kecakapan dan kompetensi yang kita miliki, etos kerja, dedikasi, penampilan, perilaku positif, serta pengendalian diri dalam urusan pribadi. Mari kita merenungkan apakah kita sudah mampu mewujudkan profesionalisme dalam diri kita masing-masing,” ujar Pangdam.

    Selanjutnya, Pangdam mengajak seluruh prajurit untuk memiliki empati dan terus berusaha mencari solusi guna membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

    Selain itu, maraknya berita hoaks yang bersifat provokatif, yang disamarkan dengan dalih kebebasan berpendapat di depan umum, serta fitnah terhadap TNI yang terjadi baru-baru ini, perlu ditanggapi dengan memperkuat semangat dan jiwa nasionalisme di dalam diri setiap prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro.

    “Kita harus tetap tegar dan berdiri kokoh agar tidak terpengaruh atau terprovokasi oleh segala upaya yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

    Kita perlu menjadi pemersatu masyarakat. Jangan ragu untuk bertindak demi mencegah terjadinya perpecahan di antara kita. Kita akan terus berada di garis depan dalam melawan berita hoaks dan upaya provokasi, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tanggung jawab kita masing-masing,” tegas Pangdam. (Red-033)