PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keheningan alam pegunungan Papua, pada Rabu (11/6/2025), suasana haru menyelimuti masyarakat Kampung Holomama dan TK Mamba, Kabupaten Intan Jaya. Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya melalui peluncuran program “Rosita” (Borong Hasil Petani).
Kegiatan ini bukan sekadar program biasa, melainkan bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah perbatasan yang selama ini kesulitan mengakses pasar. Para mama Papua, yang sehari-hari harus menempuh perjalanan panjang dan berliku untuk menjual hasil kebun mereka, kini dapat merasa lebih tenang. Prajurit TNI hadir langsung di lokasi, membeli hasil kebun mereka di lapak sederhana atau di sepanjang jalan yang mereka lewati menuju Pasar Sugapa.
Mama Yuspina, seorang ibu rumah tangga dari Kampung Holomama, menyampaikan rasa syukurnya. “Dulu, kami harus berjalan jauh, terkadang hingga dua atau tiga jam hanya untuk membawa sayur. Sekarang, kami bisa berjualan di sini. Terima kasih banyak kepada anak-anak TNI yang telah membantu kami. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami,” katanya dengan penuh haru, sambil menahan air mata.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar untuk membeli hasil pertanian. Ini melambangkan kehadiran negara yang berupaya meringankan beban warga, terutama di tengah tantangan transportasi yang sulit di pegunungan Papua. Seorang prajurit dari Satgas menegaskan, “TNI bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga sahabat dan mitra yang siap membantu masyarakat. Kami ingin menjadi solusi bagi kesulitan yang mereka hadapi.”
Suasana kekeluargaan yang hangat menyelimuti kegiatan ini. Anak-anak terlihat membantu ibu mereka, sementara prajurit TNI dengan cekatan menata sayuran dan hasil kebun yang dijual. TNI dan masyarakat bersinergi dalam semangat gotong royong yang tulus.
Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Satgas Yonif 500/Sikatan.
Kegiatan ‘Rosita’ merupakan contoh konkret dari sinergi antara TNI dan masyarakat. Kami berharap ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam pembangunan Papua, khususnya dalam meningkatkan infrastruktur dan memperluas akses bagi masyarakat,” kata Mayjen Lucky.
Dengan inisiatif ini, Satgas Yonif 500/Sikatan berharap dapat menarik perhatian lebih banyak pihak, termasuk pemerintah, untuk memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan di daerah terpencil, seperti Kampung Holomama dan sekitarnya. Setiap hasil bumi yang dibeli membawa senyum kebahagiaan dan harapan baru bagi para mama Papua yang terus berjuang tanpa henti.
Autentikasi:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)

