Jawaban Siswa Depok Saat Ditanya KDM

    0
    70

    Alasan Masuk Barak Militer, Bikin Tepuk Jidat

     

    DEPOK, Cakayudha-hankam.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, hadir dalam acara penutupan Pembinaan Karakter dan Bela Negara yang berlangsung di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kota Depok, pada Senin (9/6).

    Menurut pantauan JPNN di lokasi, para peserta terlihat berbaris di lapangan dan menunjukkan keterampilan mereka melalui baris-berbaris dan yel-yel.

    Gubernur Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, bersama Wali Kota Depok, Supian Suri, mendekati beberapa peserta untuk menanyakan alasan mereka bergabung dengan program ini.

    Salah satu peserta perempuan mengungkapkan bahwa ia masuk barak karena terlibat dalam penggunaan minuman keras. “Karena susah diatur, saya minum Kawa-kawa,” ujarnya. “Saya minum di rumah teman,” tambahnya.

    Sementara itu, seorang peserta pria mengaku bahwa ia masuk barak karena terlibat tawuran. “Tawuran, di (Jalan) Merdeka,” katanya. KDM kemudian bertanya kepada mereka apakah saat tawuran mereka membawa senjata tajam (sajam) atau tidak.

    “Tidak (membawa senjata tajam), saya hanya memukul,” ujarnya.
    “Menang atau kalah?” tanya KDM.
    “Menang,” jawab siswa itu.

    Selain itu, ada juga yang mengaku putus sekolah karena masalah ekonomi.
    “Saya sudah tidak sekolah, Pak, karena keadaan ekonomi,” katanya.
    “Saya hanya sampai kelas 2 SMP, Pak, di usia 15 tahun,” tambahnya.

    “Kamu ingin melanjutkan sekolah?” tanya orang nomor satu di Jawa Barat.
    Siswa tersebut pun menyatakan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan.
    “Nanti saya mau sekolah lagi, Pak Wali, tolong bantu saya untuk bisa bersekolah lagi,” tegasnya. (Red-033)