Nada Damai di Tanah Papua

    0
    53

    Ketika Doa dan Cinta Prajurit Menyatu di Eromaga

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah pegunungan yang sejuk dan suasana damai pedalaman Papua, terdapat kisah mengharukan dari Kampung Eronggobak, Distrik Omukia. Pada Senin, 26 Mei 2025, prajurit Satgas Pamtas Mobile RI-PNG Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) menunjukkan sisi humanis TNI melalui kegiatan ibadah bersama dan pembagian bantuan pendidikan di Pos Eromaga.

    Di balik seragam loreng dan senjata, mereka hadir untuk membawa kedamaian. Dipimpin oleh Pratu Ari Winra, ibadah berlangsung dalam suasana penuh haru: tangan-tangan bersatu dalam doa, suara pujian mengalun bersama alunan gitar sederhana, dan hati-hati saling merangkul dalam iman. Anak-anak duduk rapi di samping para prajurit, menyimak firman Tuhan yang dibacakan, menciptakan momen yang menghapus batas antara tentara dan masyarakat.

    Letda Inf Sudirman, Danpos Eromaga, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis dan spiritual TNI kepada masyarakat Papua. “Kami ingin menunjukkan bahwa cinta Tanah Air tidak hanya terwujud dalam barisan tempur, tetapi juga dalam nyanyian rohani, dalam pelukan persaudaraan, dan dalam buku yang kami berikan kepada anak-anak negeri ini,” ungkapnya dengan penuh haru.

    Selain melaksanakan ibadah bersama, para prajurit juga memberikan bantuan berupa buku pelajaran dan tas sekolah kepada anak-anak di Kampung Eronggobak. Ini menjadi simbol investasi untuk masa depan dan harapan baru bagi generasi penerus Papua. Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini.

    “Apa yang dilakukan di Eromaga bukan sekadar pengabdian militer, tetapi juga pengabdian kemanusiaan. TNI hadir tidak hanya untuk menjaga batas wilayah, tetapi juga untuk merajut hubungan dan membangun peradaban. Ini adalah bukti nyata kekuatan kita: bukan hanya dalam hal senjata, tetapi juga dalam kasih dan kebersamaan yang melampaui batas,” tegasnya.

    Momen-momen seperti ini mengingatkan kita bahwa perdamaian dimulai dari hal-hal sederhana, seperti doa yang tulus, lagu yang dinyanyikan, buku yang dibagikan, dan pelukan yang memberikan kekuatan. Di Eromaga, TNI dan masyarakat telah menciptakan babak baru yang penuh dengan cinta, harapan, dan cita-cita untuk Tanah Papua.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)