DPRD Surabaya Harap Pemkot Tuntaskan Sejumlah Pekerjaan Rumah

    0
    74

    Jelang Puncak HJKS Ke-732

     

    SURABAYA, Cakrayudha-hankam.com – Menjelang perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke-732, Bahtiyar Rifai, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah (PR) yang masih tertunda.

    Ia menyoroti beberapa isu yang perlu ditangani, seperti masalah banjir, pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik, dan digitalisasi pemerintahan. “Saya berharap Pemkot Surabaya dapat menyelesaikan PR-PR yang belum ditangani, terutama dalam hal penanganan banjir dan peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya pada Rabu (21/5/2025).

    Bahtiyar juga mengusulkan agar Pemkot Surabaya memberikan intervensi berupa beasiswa Pemuda Tangguh untuk pelajar SMA/SMK dan mahasiswa di perguruan tinggi.

    Meskipun kewenangan untuk SMA dan SMK berada di tingkat provinsi, saya berharap Surabaya dapat memberikan hadiah istimewa berupa penambahan kuota beasiswa Pemuda Tangguh, sehingga dapat meringankan beban orang tua siswa,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa pembangunan di pusat kota sudah cukup baik, namun perlu ada pemerataan hingga ke daerah perkampungan.

    Bahtiyar juga memberikan apresiasi terhadap digitalisasi layanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Ia berpendapat bahwa Surabaya memiliki potensi untuk menjadi pelopor dalam penerapan sistem digitalisasi pemerintahan.

    “Digitalisasi yang kita miliki sudah cukup baik, namun perlu ada penguatan sumber daya manusia agar mereka lebih memahami sistem dan dapat memberikan pelayanan yang optimal, terutama di tingkat kelurahan dan kecamatan,” ujarnya.

    Dalam aspek ekonomi, Bahtiyar menekankan perlunya kolaborasi antara Pemerintah Kota dan sektor swasta untuk menciptakan lapangan kerja bagi warga yang memiliki KTP Surabaya.

    “Warga Surabaya harus menjadi tuan rumah di kota mereka sendiri,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif agar mereka dapat mengakses pasar dan mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

    Mengenai rencana pembentukan Kabinet Surabaya Berkah, ia menekankan pentingnya penempatan pejabat berdasarkan kapasitas dan kompetensi mereka.

    “Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat benar-benar memenuhi komitmen yang telah mereka sampaikan saat lelang jabatan. Hal ini sangat penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

    Momen Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) diharapkan dapat menjadikan Surabaya sebagai kota yang semakin maju dan berorientasi pada kemanusiaan.

    “Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia. Saya berharap kita bisa menjadi contoh atau acuan bagi kota-kota lain di Indonesia di masa depan,” tegasnya. (Red-033)