Wabup Ajak Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Lebih Kuat

    0
    155

    Dalam Rangka Peringati Harkitnas 2025

     

    SIDOARJO, Cakrayudha-hankam.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengadakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2025 pada tanggal 20 Mei 2025 di Alun-alun Sidoarjo. Inspektur upacara adalah Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang memimpin acara tersebut pada Selasa (20/05/2025).

    Upacara dengan tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat” ini mencerminkan semangat kolektif seluruh elemen bangsa untuk bangkit menghadapi berbagai tantangan dan krisis. Selain itu, acara ini bertujuan untuk mendorong kemajuan menuju Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera.

    Tema tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang dirumuskan dalam 8 Asta Cita oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini menekankan pentingnya kebersamaan, persatuan, dan kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mencapai kemajuan bangsa.

    Dalam kesempatan ini, Mimik Idayana membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid. Peringatan ini bukan hanya sekadar mengenang sebuah tanggal, tetapi juga mengingat kembali momen-momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa.

    Selama 117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, muncul sebuah kesadaran baru yang memicu perubahan melalui pendirian Budi Utomo. Bangsa ini mulai menyadari bahwa nasibnya tidak seharusnya tergantung pada kekuatan asing. Kemajuan hanya dapat dicapai jika kita berdiri di atas kekuatan sendiri.

    Kebangkitan ini bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu waktu. Sebaliknya, kebangkitan adalah usaha yang terus berlanjut, yang mengingatkan kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu. Ia menuntut keberanian untuk menghadapi tantangan zaman, yang kini semakin kompleks, seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital.

    “Kita berada di era di mana batas-batas geografis semakin tidak jelas, dan peradaban berkembang dengan kecepatan yang tidak lagi dipengaruhi oleh jarak, melainkan oleh kemampuan kita untuk beradaptasi dan memimpin perubahan,” kata Mimik Idayana.

    Dalam era globalisasi yang semakin menguat, Mimik Idayana mengajak kita untuk bersyukur karena Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif, yang telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan, selalu membimbing langkah kita di tengah polarisasi dunia.

    “Dengan berperan sebagai mitra yang dapat dipercaya, Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan kepentingan nasionalnya dan secara aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Prinsip ini menjadikan Indonesia semakin dihormati di berbagai forum internasional. Kehadiran kita di pentas global bukan hanya untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk menghadirkan gagasan dan solusi yang bermanfaat bagi semua,” jelasnya.

    Idayana melanjutkan, di tengah ketidakpastian global, Indonesia muncul sebagai mitra dialog yang dapat menjembatani berbagai kepentingan. Semangat ini juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan nasional di dalam negeri.

    “Dalam menjalani proses pembangunan, kita tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan memberikan kesempatan untuk kemajuan yang adil dan merata. Ini adalah usaha besar agar pembangunan yang megah tetap berlandaskan pada kepentingan rakyat,” tegasnya.

    Dalam 150 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, langkah-langkah yang diambil berfokus pada aspek-aspek dasar yang langsung berkaitan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Di sektor kesejahteraan sosial, Program Makan Bergizi Gratis telah memberikan akses kepada lebih dari 3,5 juta anak Indonesia untuk mendapatkan makanan bernutrisi. Sementara itu, di bidang kesehatan, lebih dari 777.000 warga telah merasakan manfaat dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis, yang kini semakin mudah diakses berkat pemanfaatan teknologi digital.

    Masyarakat kini dapat dengan mudah mencari informasi kesehatan, berkonsultasi dengan dokter secara daring, dan mengakses layanan medis langsung melalui ponsel mereka. Hal ini membuat pelayanan kesehatan semakin dekat dan mudah dijangkau. Di sektor ekonomi, pembentukan Danantara Investment Agency mencerminkan komitmen untuk mengelola kekayaan nasional dengan lebih terarah, sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inisiatif ini membuka peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, agar hasil pembangunan dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

    Di sisi lain, dalam pengembangan sumber daya manusia, penting untuk mempercepat pembentukan pusat-pusat pelatihan vokasi dan penguatan talenta digital guna menghadapi tantangan besar di era transformasi digital. Melalui kolaborasi dengan industri, Pemerintah Indonesia berupaya membuka lebih banyak program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar, termasuk dalam bidang kecerdasan buatan, pengelolaan data, dan keterampilan digital praktis.

    Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, AI Centre of Excellence di Papua akan segera diresmikan. Pusat ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri, bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal dalam menghadapi transformasi digital.

    Selain itu, pemerintah juga memperkuat dasar perlindungan sosial di dunia digital. Peraturan Pemerintah mengenai Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS) merupakan langkah konkret untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dalam ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan beretika.

    “Semua upaya ini berfokus pada satu tujuan besar, yaitu menciptakan masa depan yang tidak hanya lebih maju, tetapi juga benar-benar berpihak pada rakyat. Mari kita melangkah bersama, dengan keyakinan dan ketenangan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab,” tutupnya. (Red-033)