Isu Jaksa Agung akan Diganti!

    0
    91

    Ini Respons ST Burhanuddin, Kejagung, dan Istana

     

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin tidak terpengaruh oleh rumor yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menggantinya. Baik Burhanuddin maupun pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Istana telah memberikan tanggapan terhadap isu yang beredar di media sosial sejak Sabtu, 17 Mei 2025.

    Rumor tersebut mengklaim bahwa Burhanuddin akan digantikan oleh seorang jaksa senior yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati).

    Kejagung Terkejut
    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyatakan bahwa pihaknya sangat terkejut dengan isu penggantian Jaksa Agung ini. “Kami baru mendengar informasi ini dari beberapa media dan sangat terkejut, karena sebenarnya berita dan informasi tersebut tidak benar, bisa dikatakan itu hoaks,” ungkap Harli saat ditemui di depan Gedung Penerangan Hukum, Kejagung, Jakarta, pada Senin, 19 Mei 2025.

    Harli menegaskan bahwa Burhanuddin masih menjalankan tugasnya di kantor seperti biasa. Menurutnya, Burhanuddin juga memberikan arahan dan petunjuk kepada para stafnya pada Senin pagi. “Ya, beliau bekerja seperti biasa. Tadi pagi, saya melaporkan kegiatan kami, dan beliau memberikan berbagai arahan serta petunjuk,” kata Harli.

    Ia juga menambahkan bahwa Burhanuddin tetap berkomunikasi secara intens dengan staf di Kejaksaan Agung. “Beliau dalam keadaan sehat, baik-baik saja, dan bekerja dengan sangat maksimal. Kami terus mendapatkan arahan, bimbingan, dan petunjuk terkait pelaksanaan tugas kami,” ujarnya.

    Dengan demikian, Harli menyatakan bahwa kabar mengenai pergantian Jaksa Agung tersebut adalah hoaks.

    Menurut pantauan Kompas.com di lokasi, sebuah mobil hitam dengan pelat berlogo Kejaksaan nomor 1-00 terlihat memasuki area kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jakarta pada hari Senin. Mobil tersebut diiringi oleh dua kendaraan polisi militer dan sejumlah personel bermotor, dan langsung menuju basement Gedung Utama Kejagung.

    Jaksa Agung Burhanuddin tampak tenang meskipun ada isu bahwa Presiden Prabowo akan menggantinya. “Kami telah menginformasikan beliau mengenai isu penggantian tersebut, dan beliau tetap santai,” ungkap Harli.

    Dalam kesempatan itu, Burhanuddin juga menyampaikan pesan kepada para jaksa untuk tetap semangat dan bekerja keras. “Pesan beliau adalah kita harus tetap bersemangat, bekerja keras, dan memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” kata Harli.

    **Respons Istana**

    Ketika ditanya secara terpisah, Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) menyatakan bahwa mereka belum dapat memberikan pernyataan resmi mengenai isu pengunduran diri Jaksa Agung ST Burhanuddin.

    “Saya belum bisa memberikan pernyataan mengenai hal itu,” ungkap Kepala PCO, Hasan Nasbi, di Kantor PCO, Jakarta, seperti yang dilansir dari Kompas TV pada hari Senin.

    Dia juga enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai isu yang kebenarannya masih diragukan.

    “Informasi tersebut tidak jelas sumbernya. Jadi, sulit untuk menanggapi sesuatu yang tidak pasti,” tambahnya.

    Sebagai informasi, ST Burhanuddin telah menjabat sebagai Jaksa Agung sejak era pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Jokowi mengangkat Burhanuddin sebagai Jaksa Agung pada 23 Oktober 2019 untuk Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024, menggantikan Muhammad Prasetyo.

    Burhanuddin kembali diangkat sebagai Jaksa Agung untuk periode 2024-2029 oleh Presiden Prabowo Subianto. Pengumuman mengenai penunjukan Burhanuddin sebagai anggota Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disampaikan di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Oktober 2024. (Red-033)