Makan di Tengah Cinta

    0
    69

    Sentuhan TNI di Nduga Buka Jalan Atasi Gizi Buruk dan Bangun Harapan

     

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Di daerah yang dulunya sepi oleh tantangan, kini terdengar tawa ceria anak-anak dan aroma hangat dari hidangan sederhana. Pada Selasa (13/5/2025), Satgas Yonif 400/Banteng Raiders mengadakan program “Makan Bersama Masyarakat dengan TNI” di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga. Kegiatan ini tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masa depan anak-anak Papua.

    Acara ini tidak hanya menyatukan meja makan, tetapi juga menyatukan hati. Turut hadir tokoh agama seperti Pendeta Yohanes, para tetua adat, dan tokoh masyarakat yang dengan tulus memberikan apresiasi atas inisiatif TNI. Mereka menyebut kegiatan ini sebagai jembatan kasih yang memperkuat hubungan antara masyarakat dan prajurit di wilayah penugasan.

    Makanan Menjadi Simbol Kepedulian
    Letkol Inf Gunawan Nurbathin, Komandan Satuan Tugas Yonif 400, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari pendekatan humanis TNI di wilayah-wilayah yang rawan dan terpencil. “Tujuannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk menyampaikan pesan bahwa TNI hadir, mendengarkan, dan peduli,” katanya.

    Letkol Inf Gunawan Nurbathin, Komandan Satuan Tugas Yonif 400, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari pendekatan humanis TNI di wilayah-wilayah yang rawan dan terpencil. “Tujuannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk menyampaikan pesan bahwa TNI hadir, mendengarkan, dan peduli,” katanya.

    Program ini dirancang sebagai solusi strategis untuk:
    – Mengatasi gizi buruk dan stunting yang mengancam masa depan anak-anak;
    – Meningkatkan ekonomi lokal melalui sinergi dengan masyarakat;
    – Menjangkau daerah-daerah sulit akses, bahkan yang terisolasi akibat konflik;
    – Mendistribusikan Makanan Bergizi (MBG) secara langsung ke tangan-tangan kecil para pelajar; dan
    – Mendorong percepatan pembangunan Papua secara inklusif dan berkelanjutan.

    TNI Hadir dengan Hati
    Dalam semangat kemanusiaan, kehadiran Satgas Yonif 400 tidak hanya berfokus pada misi pengamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kehidupan masyarakat. Melalui program ini, para prajurit berfungsi sebagai pendengar, pelindung, dan saudara bagi masyarakat Papua.

    “Kami ingin dikenal bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai pengayom,” ungkap Letkol Gunawan.

    Program “Makan Bersama” menjadi simbol harmoni antara kekuatan dan kelembutan. Di tengah tantangan tugas yang berat, TNI menghadirkan kelembutan melalui suapan bergizi, senyuman tulus, dan pelukan hangat yang menciptakan ikatan sosial.

    Di Papua, pembangunan bangsa dimulai dari hal-hal sederhana: duduk bersama, makan bersama, dan berbagi harapan.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)