Bukan Hanya Senjata, TNI Bawa Obat dan Hati di Intan Jaya

    0
    62

    INTAN JAYA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keheningan dan kesejukan lereng pegunungan Papua, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan Koops Habema kembali menorehkan kisah kemanusiaan. Pada Kamis (1/5/2025), di TK Mamba, Kotis Satgas, tiga personel kesehatan yang dipimpin oleh Lettu Ckm dr. Indra Pehulista Sitepu memberikan layanan medis gratis kepada sosok yang sangat dihormati oleh masyarakat setempat, Pendeta Markus Sondegau.

    Pendeta Markus datang dengan keluhan sakit gigi, batuk, dan pilek yang mengganggu aktivitasnya. Di daerah yang minim fasilitas kesehatan, kehadiran tim medis dari Satgas Yonif 500/Sikatan menjadi harapan yang nyata. Tanpa ragu, para prajurit melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan obat-obatan yang diperlukan, disertai dengan sapaan hangat dan pelayanan yang penuh perhatian.

    Kami merasa bangga dapat melayani sosok yang menjadi teladan bagi masyarakat. Pengobatan ini bukan hanya sekadar misi medis, melainkan juga wujud kehadiran kami sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Papua, ungkap Dansatgas Letkol Inf Danang Rahmayanto, S.I.P., M.M., menegaskan komitmen TNI untuk membangun pendekatan yang lebih humanis di lapangan.

    Bagi Pendeta Markus, pengalaman ini lebih dari sekadar perawatan medis. Ia merasakan ketulusan dari para prajurit TNI yang tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga menyapa dengan penuh kehangatan.

    “Saya sangat bersyukur dan terharu. Dokter dan para prajurit TNI melayani saya dengan sangat baik dan penuh perhatian. Ini benar-benar luar biasa,” ujarnya dengan penuh emosi.

    Lebih dari sekadar pengobatan, kisah ini mencerminkan hubungan yang terjalin antara TNI dan masyarakat Papua, sebuah jembatan hati yang dibangun melalui ketulusan, pelayanan, dan rasa hormat.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)