Tak Hanya Menjaga Perbatasan, Prajurit Marinir Peluk Hati Rakyat Papua

    0
    64

    YAHUKIMO, Cakrayudha-hankam.com – Pada Kamis (24/4/2025), suasana Kampung PJPR di Distrik Dekai, Yahukimo, dipenuhi dengan aroma tanah basah dan rimbunnya dedaunan, menciptakan kehangatan yang istimewa. Yang menarik perhatian bukanlah iring-iringan pasukan bersenjata, melainkan sambutan hangat dan tangan-tangan bersahabat dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir Koops Habema. Mereka mengunjungi para petani di ladang mereka, membawa makanan ringan, rokok, dan yang lebih penting: kepedulian yang tulus.

    Di balik tugas mereka menjaga kedaulatan, para prajurit ini juga menanamkan nilai-nilai luhur dalam pembinaan teritorial, yaitu membangun kedekatan emosional dan memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat.

    Dansatgas Letkol Marinir Siswanto menjelaskan bahwa kebun bukan sekadar ladang, melainkan simbol kehidupan bagi warga. “Kami tidak datang hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi sebagai saudara. Kebun adalah ibu bagi mereka, yang menumbuhkan harapan dan kehidupan,” ujarnya.

    Semangat yang sama disampaikan oleh Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, yang menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan esensi sejati TNI: bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai bagian integral dari kehidupan sosial dan kemanusiaan bangsa.

    “Di tanah Papua ini, TNI tidak hanya hadir untuk menjaga batas negara, tetapi juga untuk membangun jembatan kemanusiaan. Ini adalah bentuk kemanunggalan yang sejati antara TNI dan masyarakat,” ungkap Mayjen Lucky dengan penuh kebanggaan.

    Suasana akrab yang terjalin menunjukkan bahwa rasa aman tidak hanya dibangun melalui kekuatan senjata, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan. Di daerah perbatasan, yang sering kali terabaikan, sekelompok prajurit hadir untuk menanamkan harapan melalui sapaan dan senyuman.

    Kegiatan ini bukan sekadar catatan militer, melainkan sebuah kisah kemanusiaan yang mencerminkan cinta tanah air dalam bentuk yang paling tulus: hadir, mendengarkan, dan berbagi.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)