Pemkab Sidoarjo Luncurkan Pusat Pembelajaran Keluarga

    0
    74

    Tekan Angka Perceraian

     

    SIDOARJO, Cakrayudha-hankam.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meluncurkan program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Inisiatif ini diusung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sidoarjo.

    Peluncuran program berlangsung pada Senin (21/4), di mana Pemkab Sidoarjo memperkenalkan Pusat Pembelajaran Keluarga dan Rumah Informasi Keluarga Kita (PUSPAGARINATA). Program ini berfungsi sebagai pusat edukasi dan penyebaran informasi bagi masyarakat mengenai berbagai aspek kehidupan keluarga.

    Bupati Sidoarjo, Subandi, menekankan bahwa program ini mencerminkan komitmen Pemkab untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan sosial masyarakat.

    “Rumah informasi ini akan menjadi tempat edukasi bagi keluarga, mencakup pengasuhan, kesehatan, hingga perencanaan kehidupan,” kata Subandi kepada Radar Sidoarjo.

    Ia juga menekankan betapa pentingnya program ini dalam mengatasi masalah sosial, seperti tingginya angka perceraian dan pernikahan dini. Dalam kesempatan yang sama, Pemkab melantik Bunda Genre (Generasi Berencana), yang terdiri dari kader PKK yang berfungsi sebagai teladan dalam memberikan edukasi kepada remaja, khususnya mengenai perencanaan masa depan.

    “Bunda Genre adalah sosok inspiratif yang diharapkan dapat memberikan pemahaman yang tepat kepada generasi muda, terutama dalam merancang masa depan yang sehat dan terencana,” tambahnya.

    Subandi juga menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menyelesaikan isu-isu strategis, seperti Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting, yang masih menjadi perhatian serius di wilayah Sidoarjo.

    Dengan pembelajaran dan penyampaian informasi yang akurat, perempuan dan remaja di Sidoarjo diharapkan dapat memahami hak-hak mereka serta merencanakan kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.

    Ia juga menutup pernyataannya dengan harapan agar semangat Kartini dapat menginspirasi perempuan masa kini untuk menjadi agen perubahan, khususnya dalam menciptakan keluarga yang berkualitas dan berdaya. (Red-033)