Loreng Penuh Cinta

    0
    81

    Satgas Yonif 733/Masariku Hadirkan Hangatnya Kemanusiaan di Jantung Papua

     

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keheningan pegunungan dan hutan lebat Papua, sebuah momen yang menghangatkan hati terjadi pada Jumat (11/4/2025). Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 733/Masariku kembali membuktikan bahwa loreng bukan hanya simbol kekuatan, tetapi juga wujud kasih sayang yang tulus. Melalui kegiatan berbagi kasih, mereka hadir bukan hanya sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai sahabat sejati bagi masyarakat.

    Dalam aksi yang dilaksanakan di area penugasan, para prajurit membagikan makanan dan pakaian layak pakai secara gratis kepada warga. Namun, yang lebih berarti adalah waktu dan perhatian yang mereka berikan untuk bercengkerama, mendengarkan cerita, serta menghidupkan kembali harapan di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat pedalaman.

    Letkol Inf Julius J. Matakena, Komandan Satgas Yonif 733/Masariku, menekankan bahwa kegiatan ini muncul dari semangat kemanusiaan dan jiwa gotong royong yang telah menjadi bagian dari identitas prajurit TNI.

    “Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat, bukan sekadar sebagai penjaga, tetapi sebagai keluarga yang peduli dan selalu hadir dalam setiap momen kehidupan mereka,” ungkapnya dengan penuh empati.

    Pakaian yang dibagikan merupakan hasil sumbangan sukarela dari prajurit dan keluarga besar TNI. Ini adalah bentuk solidaritas yang sederhana, namun memiliki makna yang mendalam. Momentum ini tidak hanya tentang berbagi, tetapi juga tentang memperkuat kembali hubungan emosional yang erat antara TNI dan rakyat.

    Seorang warga, Bapak Imanuel (45), tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

    “Yang mereka bawa bukan hanya baju dan makanan, tetapi juga kasih sayang. TNI selalu ada untuk kami, bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk mendengarkan dan mencintai,” katanya dengan mata yang berkaca-kaca.

    Kegiatan ini membuktikan bahwa prajurit di perbatasan bukan hanya penjaga wilayah, tetapi juga penjaga nurani bangsa. Satgas Yonif 733/Masariku terus berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan sosial di tengah tugas menjaga kedaulatan, demi memperkuat ikatan dan rasa saling percaya dengan masyarakat.

    TNI Tidak Hanya Hadir dengan Senjata, tetapi Juga dengan Cinta dan Kepedulian.

    Di daerah yang terpencil dari pusat kekuasaan, TNI menciptakan pusat harapan.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)